Tips Amankan Nomor HP dari Pinjol

  • 12 Agt 2024 20:21 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Dalam beberapa tahun terakhir, layanan pinjaman online (pinjol) semakin menjamur di Indonesia. Meskipun memberikan kemudahan akses ke dana, banyak pengguna yang mengeluhkan praktik kurang etis, termasuk penyalahgunaan data pribadi seperti nomor HP. Penting bagi kita semua untuk lebih waspada dan mengetahui langkah-langkah efektif dalam mengamankan informasi pribadi ini agar terhindar dari penyalahgunaan yang merugikan.

Menurut Dedi Suryadi, seorang pakar keamanan siber dari ITB, menjaga nomor HP dari akses pihak ketiga, terutama dari aplikasi pinjol, adalah langkah krusial dalam melindungi privasi digital.

"Saat kita memberikan izin akses pada aplikasi, kita harus benar-benar memahami konsekuensinya. Salah satu langkah terbaik adalah menggunakan nomor HP sekunder atau virtual khusus untuk transaksi semacam ini, sehingga nomor utama kita tetap aman," ujar Dedi dalam seminar keamanan digital di Jakarta, bulan April 2024.

Untuk menghindari jebakan dari para pinjol, simak cara putus hubungan dengan pinjol :

1. Hapus akun. Upaya ini menjadi salah satu cara efektif untuk menghentikan akses pinjol ke data Anda. Beberapa perusahaan menyediakan opsi untuk menghapus data tersebut di aplikasinya.Opsi menghapus akun tersebut umumnya dapat ditemukan pada bagian pengaturan akun.

2. Kontak call center. Kalaupinjol tersebut tidak menyediakan opsi buat menghapus akun, maka Anda dapat menghubungi call center yang bersangkutan untuk meminta penghapusan akun. Pastikan semua tagihan Anda telah lunas sebelum melakukan cara ini agar Anda dapat menyertakannya ketika pihak pinjol melakukan verifikasi.

3. Hubungi OJK. Ketika menghubungi call center tidak berhasil, Anda bisa menghubungi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Terlebih, jika Anda merasa ada penyalahgunaan data pribadi. OJK nantinya akan melakukan penelusuran apakah aplikasi tersebut merupakan pinjol legal dan terdaftar di OJK. Jika aplikasi tersebut ternyata ilegal, maka OJK dapat memblokir aplikasi tersebut.

4. Ganti nomor hp. Tawaran pinjol dapat juga berasal dari pinjol ilegal. Pinjol ilegal seringkali mendapat data kita dari cara-cara yang ilegal pula.

Menurut Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) di situsnya, pinjol ilegal bisa mendapatkan data pengguna dari phishing, membeli data, akses kontak peminjam pinjol ilegal, hingga info media sosial. Jika nomor hp sudah jadi sasaran penawaran pinjol lewat cara-cara tidak sah tersebut, Anda bisa mengganti nomor agar tak lagi menjadi korban teror pinjol ilegal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....