Kekeringan Jadi Tantangan Produksi Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra

  • 30 Sep 2026 18:06 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Musim kemarau menjadi salah satu tantangan bagi sektor tanaman pangan dan peternakan di Sulawesi Tenggara. Keterbatasan air dapat memengaruhi aktivitas produksi yang membutuhkan ketersediaan air secara memadai.

Hal tersebut dibahas dalam Dialog Sultra Sore RRI Pro 1 Kendari, Rabu, 30 September 2026, bersama Plh. Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara, Abdul Rahim, S.P., M.P.

Pada sektor tanaman pangan, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Kondisi kekeringan yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko gangguan terhadap lahan pertanian, terutama pada wilayah yang bergantung pada sumber air terbatas.

Abdul Rahim, mengatakan selain tanaman pangan, kondisi kemarau juga perlu diperhatikan pada sektor peternakan. Ketersediaan air minum dan pakan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan usaha peternakan, terutama ketika kondisi lingkungan mengalami kekeringan.

Karena itu, langkah antisipasi terhadap dampak kekeringan perlu dilakukan sejak dini, termasuk melalui pengelolaan sumber air dan penyesuaian strategi produksi sesuai kondisi wilayah. Dukungan terhadap petani dan peternak juga menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan kondisi musim.

Upaya tersebut diperlukan untuk menjaga keberlanjutan produksi tanaman pangan dan peternakan sekaligus mendukung ketersediaan pangan di Sulawesi Tenggara di tengah ancaman kekeringan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....