DPRD Sidak Tiga SPBU di Kendari, Temukan Penggunaan QR Code BBM Subsidi Tak Sesuai

  • 22 Sep 2026 04:36 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sidak dilakukan di SPBU Bonggoeya, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua; SPBU Puuwatu, Jalan Prof M Yamin, Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu; serta SPBU Rabam, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, La Ode Azhar, mengatakan salah satu temuan dalam peninjauan tersebut yakni adanya penggunaan kode QR untuk pengisian BBM subsidi Pertalite yang tidak sesuai dengan pemilik kendaraan. Temuan itu, menurutnya, bermula dari laporan masyarakat di SPBU Bonggoeya.

Warga mengadukan bahwa kode QR Subsidi Tepat yang terdaftar atas kendaraan mereka diduga digunakan oleh pihak lain saat melakukan pengisian BBM. Pihak SPBU kemudian menyebut praktik tersebut dilakukan oleh oknum pemilik kendaraan dengan menggunakan pelat nomor gantung.

Namun, Azhar menduga penggunaan kode QR milik orang lain juga berpotensi terjadi karena adanya kerja sama antara oknum petugas nozzle dan pengendara. Ia menyebut dugaan tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan mekanisme penggunaan QR Code BBM subsidi di lapangan.

Azhar juga meminta pihak Pertamina melakukan pemeriksaan terhadap rekaman kamera pengawas atau CCTV di SPBU Puuwatu, khususnya pada 20 Agustus dan 8 September 2026. Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk mengklarifikasi dugaan penyalahgunaan kode QR dalam pengisian BBM bersubsidi.

Selain itu, DPRD Kota Kendari menilai pengawasan terhadap penggunaan QR Code BBM subsidi perlu diperketat. Pihak Pertamina juga diminta tidak serta-merta menerima alasan dari pengelola SPBU ketika ditemukan transaksi pengisian BBM menggunakan kode QR yang tidak sesuai dengan pemilik kendaraan.

Temuan dalam sidak tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi DPRD bersama pihak terkait untuk memastikan penyaluran BBM subsidi di Kota Kendari berlangsung sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....