Warga Kendari Diimbau Tak Panic Buying BBM
- 14 Sep 2026 20:16 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Pemerintah Kota Kendari mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying atau membeli bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan di tengah antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU. Masyarakat diminta tetap tenang karena pasokan BBM, khususnya Pertalite, masih tersedia.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (DPKU) Kota Kendari Syarifuddin mengatakan antrean terjadi karena tingginya kebutuhan masyarakat terhadap BBM. Ia juga meminta penjual tidak melakukan pembelian BBM bersubsidi dalam jumlah berlebihan agar pasokan dapat dimanfaatkan secara merata.
“Intinya BBM itu ada. Hanya memang karena kita sama-sama banyak membutuhkan, sehingga otomatis antre,” ujar Syarifuddin, Senin (14/9/2026).
Untuk mengantisipasi pembelian berlebihan, SPBU telah menerapkan pembatasan pembelian. Khusus kendaraan roda dua, Pemkot Kendari mengimbau pembelian Pertalite maksimal 10 liter. Sementara pembelian untuk kendaraan roda empat mengikuti ketentuan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta dapat dipantau melalui sistem MyPertamina.
Syarifuddin menyebut persoalan antrean juga berkaitan dengan ketersediaan pasokan dan kuota BBM yang ditetapkan Pertamina. Menurutnya, pemerintah daerah masih melihat efektivitas berbagai opsi penanganan, termasuk kebijakan pembatasan seperti sistem ganjil-genap, dengan mempertimbangkan kondisi Kota Kendari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....