Peta Dunia Mulai Dikoreksi, Afrika Tak Lagi Terlihat Kecil
- 12 Sep 2026 20:08 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Selama puluhan tahun, banyak orang mengenal dunia melalui peta yang membuat Greenland tampak hampir sebesar Afrika. Gambaran itu kini kembali menjadi perhatian setelah Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 4 September 2026 mengesahkan resolusi “Correct the Map” yang mendorong penggunaan peta dengan ukuran wilayah yang lebih mendekati kenyataan.
Resolusi yang dipimpin Togo bersama kelompok negara Afrika tersebut mendapat 164 suara mendukung, satu suara menolak, dan enam abstain. Menurut PBB, resolusi ini tidak melarang peta Mercator atau menetapkan satu peta pengganti, tetapi mendorong pemerintah, sekolah, organisasi internasional, dan perusahaan teknologi menggunakan proyeksi Equal Earth serta peta equal-area lainnya ketika perbandingan luas wilayah menjadi penting.
Peta Mercator yang dikembangkan Gerardus Mercator pada 1569 sebenarnya dibuat untuk kebutuhan navigasi laut. Proyeksi tersebut mampu mempertahankan arah dengan baik, tetapi konsekuensinya wilayah yang semakin jauh dari garis khatulistiwa terlihat semakin besar. Afrika misalnya memiliki luas sekitar 14 kali Greenland, meskipun pada peta Mercator keduanya dapat terlihat seolah memiliki ukuran yang hampir sebanding.
Equal Earth menawarkan pendekatan berbeda karena dirancang untuk mempertahankan perbandingan luas wilayah di permukaan Bumi. Namun, bukan berarti peta ini membuat seluruh dunia menjadi sempurna, sebab tidak ada peta datar yang mampu menggambarkan Bumi yang bulat tanpa distorsi. Setiap proyeksi tetap memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung apakah peta tersebut digunakan untuk melihat luas, bentuk, jarak, atau arah.
Perubahan ini pada akhirnya bukan sekadar soal mengganti gambar peta di ruang kelas. PBB menilai peta ikut membentuk cara manusia memahami dunia, sehingga representasi yang lebih proporsional diharapkan dapat memberikan gambaran geografis yang lebih adil. Bumi tidak berubah ukuran karena sebuah resolusi, tetapi cara manusia melihatnya bisa berubah ketika peta mulai menunjukkan dunia dengan ukuran yang lebih mendekati kenyataan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....