Kapolres Konawe Ajak Sekolah dan Orang Tua Selesaikan Dugaan Bullying
- 31 Agt 2026 19:30 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono, S.I.K., M.Si. bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Konawe turun langsung menindaklanjuti informasi terkait dugaan perundungan terhadap seorang siswa SD Negeri 1 Nario Indah, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Senin 31 Agustus 2026.
Klarifikasi dilakukan melalui pertemuan bersama pihak sekolah, orang tua siswa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe serta sejumlah unsur terkait di SD Negeri 1 Nario Indah sekitar pukul 09.40 WITA.
Pertemuan turut dihadiri Kepala Bidang Dikdas Dikbud Kabupaten Konawe Dewi Puspa Arini, S.Pd., M.Pd., Kasi Kurikulum Dikbud Konawe Risaldin, S.Pd., M.Pd., Kepala SD Negeri 1 Nario Indah Anita Korolina, S.Pd., M.Pd., Plt. Kepala Desa Nario Indah Sudarmin, S.E., perwakilan GMPK Sumantri, S.Sos., Wakil Bupati Lira Agus Marwan, pengawas sekolah, guru, BPD Nario Indah, Ketua PGRI Kecamatan Wawotobi, serta orang tua siswa.
Dalam pertemuan tersebut, setiap pihak diberi kesempatan menyampaikan penjelasan terkait persoalan yang berkembang di media sosial.
| Baca juga: Ratusan Boneka Menjadi Penghuni Sebuah Desa |
Hasil klarifikasi menunjukkan adanya perbedaan pemahaman dan miskomunikasi antara pihak sekolah dengan orang tua siswa yang kemudian berkembang menjadi perhatian publik.
Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono mengajak seluruh pihak tidak memperluas persoalan, terutama jika berpotensi mempengaruhi kondisi psikologis dan proses pendidikan anak.
“Harapan kita, persoalan ini tidak melebar dan tidak mempengaruhi perkembangan anak-anak. Jangan sampai ada kendala dalam pergaulan mereka dengan teman-temannya yang berkepanjangan. Persoalan seperti ini masih bisa dibicarakan dengan baik secara kekeluargaan,” ujar Kapolres.
Menurutnya, komunikasi dan sikap saling memahami perlu dikedepankan agar anak-anak tetap dapat belajar dan berinteraksi secara sehat di lingkungan sekolah.
Usai pertemuan, Kapolres Konawe bersama jajaran PJU Polres Konawe dan peserta kegiatan mengunjungi kediaman siswa Abdu di Desa Nario, Kecamatan Wawotobi.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres memberikan dukungan moril kepada siswa dan keluarganya sekaligus menyerahkan bingkisan sebagai bentuk perhatian.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjaga suasana kondusif di lingkungan pendidikan sekaligus memastikan anak tetap memperoleh dukungan dari lingkungan sekitar.
Para pihak sepakat persoalan tersebut akan ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe. Penyelesaian juga diarahkan melalui pendekatan kekeluargaan dan proses adat, dengan waktu serta tempat pelaksanaan yang akan ditentukan kemudian.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif.
Polres Konawe mengajak masyarakat, orang tua dan tenaga pendidik memperkuat komunikasi serta tidak memperlebar polemik melalui media sosial.
Setiap dugaan perundungan tetap perlu mendapat perhatian serius, namun penyelesaiannya diharapkan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, edukasi, pemulihan dan perlindungan hak peserta didik.
Dengan sinergi sekolah, keluarga dan masyarakat, lingkungan pendidikan diharapkan tetap menjadi ruang yang aman, nyaman dan mendukung tumbuh kembang anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....