Maulid Nabi Bukan Sekadar Seremonial, Umat Diajak Meneladani Akhlak Rasulullah

  • 22 Agt 2026 15:49 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali memahami dan menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Dosen Hadis Universitas Islam Negeri Kendari, Muhammad Azwar, Lc. M.Th.I., dalam Program acara Mutiara Pagi, Sabtu, 22 Agustus 2026, mengatakan makna Maulid tidak hanya berkaitan dengan mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, momentum tersebut dapat menjadi pengingat untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah melalui perilaku dan akhlak yang baik.

Ia menilai ukuran kebermaknaan peringatan Maulid bukan semata-mata dari kemeriahan kegiatan, melainkan perubahan yang muncul setelahnya. Kecintaan kepada Rasulullah diharapkan tercermin melalui sikap jujur, menjaga ucapan, menghormati sesama, serta mampu mengendalikan diri dalam kehidupan sosial.

Karena itu, peringatan Maulid dapat menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk melakukan evaluasi terhadap perilaku masing-masing. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah dinilai tetap relevan untuk diterapkan dalam berbagai situasi kehidupan modern.

Dengan demikian, semangat Maulid Nabi diharapkan tidak berakhir ketika rangkaian kegiatan selesai, tetapi terus hadir melalui kebiasaan baik yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....