Anak Muda Diminta Tak Terjebak FOMO dan Penilaian di Media Sosial
- 20 Agt 2026 08:28 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Kehadiran media sosial turut memengaruhi cara anak muda memandang pencapaian, gaya hidup dan keberhasilan. Paparan kehidupan orang lain yang muncul setiap hari dapat memunculkan rasa takut tertinggal atau fear of missing out (FOMO).
Fenomena tersebut menjadi bagian dari pembahasan Mutiara Pagi RRI Pro 1 Kendari, Kamis, 20 Agustus 2026, dalam tema “Maulid Nabi Muhammad dan Tantangan Akhlak di Era Digital”. Dr. H. Hasdin Has, M.Th.I, mengingatkan pentingnya menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai pegangan ketika menghadapi berbagai tekanan di lingkungan digital.
Media sosial kerap membuat seseorang membandingkan kehidupannya dengan orang lain. Keinginan mengikuti tren, menunjukkan pencapaian atau mendapatkan pengakuan melalui jumlah likes dan komentar dapat membuat seseorang menempatkan penilaian manusia sebagai ukuran utama dalam melihat dirinya.
Dalam perspektif keteladanan Rasulullah, kehidupan tidak semestinya hanya diukur dari apa yang terlihat oleh orang lain. Sikap rendah hati, bersyukur dan mampu mengendalikan diri menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan ketika berhadapan dengan perkembangan gaya hidup digital.
Karena itu, anak muda perlu lebih bijak menggunakan media sosial dengan membangun kebiasaan memilih konten yang bermanfaat, tidak mudah membandingkan diri dan tidak memaksakan diri mengikuti setiap tren. Momentum Maulid Nabi dapat menjadi pengingat bahwa perkembangan zaman perlu berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....