El Nino Tingkatkan Risiko Karhutla, Warga Diminta Waspada
- 04 Agt 2026 14:36 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID,KENDARI — Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring kondisi musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran. Imbauan tersebut menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah munculnya titik api, terutama dengan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan maupun lahan terbuka.
Fenomena El Nino disebut dapat meningkatkan potensi kekeringan. Kondisi tersebut membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar apabila terkena sumber api, sehingga upaya pencegahan sejak dini menjadi sangat penting. Masyarakat diingatkan tidak membakar lahan maupun sampah secara sembarangan. Aktivitas pembakaran yang tidak terkendali berpotensi memicu kebakaran lebih luas, terutama ketika kondisi lingkungan kering dan angin membantu mempercepat penyebaran api.
Selain mencegah kebakaran, masyarakat juga diimbau menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau. Ketersediaan air perlu dijaga mengingat kebutuhan air dapat meningkat ketika curah hujan menurun dan kondisi kekeringan berlangsung lebih lama. Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap berbagai kegiatan yang berpotensi menimbulkan percikan atau sumber api di kawasan rawan kebakaran.
Masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar hutan, perkebunan maupun lahan terbuka diharapkan tidak meninggalkan bara api, puntung rokok, atau material lain yang berpotensi menjadi sumber kebakaran. Jika menemukan titik api atau kejadian darurat, masyarakat diminta segera melaporkannya agar proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum api meluas.
Dalam imbauan tersebut, masyarakat juga diarahkan untuk segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila menemukan kebakaran, gangguan kamtibmas, maupun kondisi darurat lainnya.
Layanan tersebut disebut dapat dimanfaatkan masyarakat selama 24 jam, gratis dan tanpa pulsa, sehingga masyarakat memiliki saluran untuk menyampaikan laporan secara cepat ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan.
Pencegahan karhutla pada akhirnya tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat dan pemerintah. Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan, terutama dengan tidak melakukan pembakaran sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran.
Dengan kewaspadaan bersama, potensi kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan, sementara keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan dan ketersediaan sumber daya air selama musim kemarau dapat lebih terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....