Mutiara Pagi: Keikhlasan Tinggalkan Larangan Allah Jadi Kunci Ketenangan Hidup

  • 21 Jul 2026 07:21 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Keikhlasan dalam meninggalkan larangan Allah SWT tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga memengaruhi ketenangan batin seseorang. Hal ini diungkapkan oleh Ketua IPARI Provinsi Sultra, Hj Andi Wahyupik, S.Ag dalam program Mutiara Pagi di RRI Pro 1 Kendari, Selasa, 21 Juli 2026.

Ia menyebutkan, keikhlasan merupakan kunci utama dalam membangun kekuatan iman. Ketika seseorang mampu meninggalkan sesuatu yang dilarang karena Allah, maka ia akan merasakan ketenangan dan kebahagiaan yang tidak dapat diukur secara materi. “Apa pun yang kita tinggalkan karena Allah, pasti akan diganti dengan yang lebih baik. Di situlah kita merasakan manisnya iman,” jelasnya.

Untuk itu, ia mengingatkan pentingnya membangun kesadaran diri dalam menjauhi larangan Allah, meskipun di tengah berbagai godaan kehidupan. Menurutnya, keikhlasan bukan sesuatu yang instan, tetapi perlu dilatih secara terus-menerus agar menjadi bagian dari karakter seorang muslim.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga konsistensi dalam memperbaiki diri serta tidak mudah kembali pada kebiasaan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Selain itu, ia menambahkan bahwa lingkungan yang baik dan saling mengingatkan dalam kebaikan sangat berperan dalam menjaga keimanan.

Selain itu, ia menambahkan bahwa kebiasaan melanggar larangan Allah secara terus-menerus dapat berdampak pada kegelisahan hati serta menurunnya kualitas kehidupan spiritual seseorang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....