Kehidupan Ekstrem di Kota Terdingin di Dunia

  • 19 Jul 2026 13:22 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Di wilayah timur Siberia, Rusia, berdiri Kota Yakutsk yang dikenal sebagai kota berpenghuni paling dingin di dunia. Pada musim dingin, suhu udara di kota ini dapat turun hingga di bawah minus 50 derajat Celsius, sementara rekor terendah di kawasan sekitarnya bahkan pernah mendekati minus 70 derajat Celsius. Meski berada di tengah cuaca yang ekstrem, lebih dari 300 ribu penduduk tetap menjalani aktivitas sehari-hari di kota tersebut.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Climatology, Yakutsk memiliki iklim subarktik ekstrem dengan amplitudo suhu musiman yang sangat besar. Perbedaan suhu antara musim panas dan musim dingin dapat mencapai lebih dari 100 derajat Celsius, menjadikannya salah satu kota dengan variasi temperatur tahunan paling ekstrem di dunia. Kondisi ini dipengaruhi oleh letaknya yang jauh dari laut dan dominasi massa udara dingin dari Siberia.

Suhu yang sangat rendah membuat kehidupan di Yakutsk memerlukan berbagai bentuk penyesuaian. Kendaraan sering kali dibiarkan tetap menyala agar mesin tidak membeku, sementara bangunan dibangun di atas tiang pancang untuk mencegah panas dari fondasi mencairkan lapisan tanah beku permanen atau permafrost. Pakaian berlapis dan perlengkapan khusus menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat selama musim dingin.

Meski terkenal karena dinginnya, Yakutsk tetap berkembang sebagai pusat pendidikan, perdagangan, dan pertambangan di Republik Sakha. Kota ini juga dikenal sebagai salah satu penghasil berlian terbesar di Rusia serta menjadi lokasi penelitian mengenai perubahan iklim dan kondisi permafrost. Para ilmuwan memanfaatkan kawasan ini untuk mempelajari dampak pemanasan global terhadap wilayah kutub dan subarktik.

Yakutsk membuktikan bahwa manusia mampu beradaptasi dengan lingkungan yang sangat ekstrem. Di tengah suhu yang dapat membekukan hampir segala sesuatu, kehidupan tetap berjalan berkat perpaduan antara teknologi, infrastruktur, dan kemampuan masyarakat menyesuaikan diri dengan alam. Kota ini menjadi gambaran nyata tentang ketangguhan manusia menghadapi salah satu iklim paling keras di Bumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....