Meninggalkan Shalat Berdampak pada Ketenangan Hidup, Ini Penjelasannya
- 16 Jul 2026 14:12 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Meninggalkan shalat tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Hal ini diungkapkan oleh H. Ahmad Abdillah Mattinetta, S.S., M.Pd., Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam acara Mutiara Pagi di rri pro 1 kendari. Kamis, 16 Juli 2026.
Ia menyebutkan, shalat memiliki peran penting sebagai sarana menenangkan diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Ketika seseorang mulai meninggalkan shalat, maka ia berpotensi kehilangan ketenangan batin.
“Shalat itu tempat kita kembali, tempat mengadu. Ketika itu ditinggalkan, maka akan terasa ada yang kosong dalam diri,” jelasnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa kebiasaan menunda atau meninggalkan shalat dapat berdampak pada menurunnya kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
| Baca juga: Tiga Amal Utama dalam Islam |
Untuk itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dalam menjalankan shalat lima waktu, meskipun di tengah kesibukan. Menurutnya, meluangkan waktu untuk shalat justru akan membantu seseorang lebih fokus dan produktif.
Ia juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, termasuk dalam menjaga ibadah shalat sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....