Hijrah Butuh Proses dan Konsistensi di tengah Tantangan Zaman
- 25 Jun 2026 09:10 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Hijrah tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang yang disertai kesadaran, niat kuat, serta konsistensi dalam menjalankannya. Hal ini menjadi salah satu penekanan dalam pembahasan mengenai makna hijrah dalam momentum Tahun Baru Hijriyah.
Dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kendari, Dirman, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam dialog Mutiara Pagi rri Pro 1 kendari. Kamis, 25 Juni 2026, menjelaskan bahwa hijrah bukan sekadar perubahan yang tampak secara fisik, tetapi lebih dalam menyentuh perubahan sikap, kebiasaan, dan pola pikir seseorang dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, tantangan terbesar dalam berhijrah justru datang dari diri sendiri dan lingkungan sekitar. Kebiasaan lama yang sulit ditinggalkan serta kurangnya dukungan lingkungan kerap menjadi hambatan dalam mempertahankan perubahan tersebut.
Ia menegaskan bahwa konsistensi atau istiqomah menjadi kunci utama dalam proses hijrah. Perubahan dapat dimulai dari hal kecil, seperti memperbaiki kebiasaan sehari-hari, yang jika dilakukan secara berkelanjutan akan membentuk karakter yang lebih baik.
Momentum Tahun Baru Hijriyah diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai pergantian waktu, tetapi juga sebagai titik awal untuk memperbaiki diri secara bertahap, sehingga hijrah benar-benar menjadi bagian dari proses kehidupan yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....