Mutiara Pagi: Qurban Perkuat Kepedulian Sosial dan Persaudaraan Umat
- 02 Jun 2026 07:40 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Selain memiliki dimensi ibadah kepada Allah SWT, pelaksanaan qurban juga mengandung nilai sosial yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat. Pesan tersebut menjadi salah satu poin utama yang disampaikan KH. Kaso, MA dalam program Mutiara Pagi, Senin 1 Juni 2026 yang bertema “Hikmah Melaksanakan Perintah Berqurban.”
Dalam dialog tersebut dijelaskan bahwa pembagian daging qurban merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang kurang mampu. Momentum Idul Adha menjadi waktu yang istimewa karena kebahagiaan dapat dirasakan secara merata oleh berbagai lapisan masyarakat.
KH. Kaso menuturkan, Islam mengajarkan keseimbangan antara hubungan manusia dengan Allah dan hubungan manusia dengan sesama. Oleh karena itu, ibadah qurban tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan persaudaraan umat.
“Qurban mengajarkan bahwa harta yang kita miliki tidak hanya untuk dinikmati sendiri, tetapi juga ada hak saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian dan bantuan,” kata KH. Kaso, MA.
| Baca juga: Keikhlasan Sebagai Proses, Bukan Instan |
Menurutnya, semangat berbagi yang tercermin dalam qurban dapat menjadi solusi untuk mempererat hubungan antarwarga serta mengurangi kesenjangan sosial di tengah masyarakat. Ketika masyarakat saling berbagi dan peduli, maka akan tumbuh rasa kebersamaan yang semakin kuat.
Dalam kesempatan itu, KH. Kaso juga mengajak umat Islam untuk menjadikan nilai-nilai qurban sebagai budaya hidup sepanjang tahun. Kepedulian terhadap tetangga, membantu kaum dhuafa, serta memperhatikan kebutuhan masyarakat sekitar merupakan implementasi nyata dari hikmah qurban.
Program Mutiara Pagi kali ini memberikan pemahaman bahwa qurban tidak hanya berbicara tentang ibadah individual, tetapi juga memiliki dampak sosial yang luas. Melalui qurban, umat Islam diajak membangun masyarakat yang lebih peduli, lebih bersatu, dan lebih kuat dalam semangat ukhuwah Islamiyah.
“Jika nilai-nilai qurban benar-benar hidup dalam diri setiap muslim, maka akan lahir masyarakat yang tidak hanya taat beribadah, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” pungkas KH. Kaso, MA.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....