Jualan Kambing Kurban di Kendari Menurun jelang Idul Adha 2026
- 27 Mei 2026 20:01 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Penjualan kambing kurban di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami penurunan pada Hari Raya Idul Adha 2026. Kondisi ini dirasakan pedagang hewan kurban, salah satunya usaha Jaya Kambing yang berlokasi di Jalan Bunggasi, Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia.
Pemilik Jaya Kambing, Ardi (39), mengatakan antusiasme warga membeli hewan kurban tahun ini tidak sebesar tahun sebelumnya. Hingga Senin (25/5/2026) atau H-2 Idul Adha, jumlah kambing yang terjual baru mencapai sekitar 180 ekor. Angka tersebut menurun dibandingkan periode sama pada 2025 yang mencapai sekitar 300 ekor.
“Kalau tahun lalu H-7 Idul Adha sudah banyak yang laku. Tahun ini justru H-3 baru mulai ramai pembeli,” ujar Ardi saat diwawancarai, Senin (25/5/2026).
Ardi menduga penurunan penjualan dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil. Dia menyebut pekan lalu omzet cenderung sepi; kambing yang laku hanya satu hingga dua ekor per hari. Dua hari terakhir mulai ada peningkatan, dengan sekitar 10 ekor lebih yang terjual.
Untuk menyesuaikan permintaan, Ardi mengaku menurunkan jumlah stok kambing dibandingkan tahun lalu. Pada Idul Adha 2025, Jaya Kambing menyiapkan antara 300–400 ekor, sementara tahun ini stok yang tersedia sekitar 250 ekor. Kambing yang dijual berasal dari beberapa daerah, antara lain Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, serta Konawe Selatan di Sultra.
Ardi menegaskan kambing yang dijajakan memenuhi syarat untuk hewan kurban, yakni minimal berusia satu tahun. Harga hewan di lokasi tersebut bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp6 juta per ekor, menyesuaikan jenis dan ukuran.
Pengamatan pedagang lain dan data pasar lokal diperlukan untuk melihat apakah tren penurunan serupa terjadi di lokasi lain di Kendari. Sementara itu, para penjual berharap permintaan akan meningkat mendekati H-1 Idul Adha sehingga stok yang tersisa dapat tersalurkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....