Sekolah Rakyat Sebagai Solusi Pendidikan Inklusif

  • 20 Mei 2026 16:34 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Semangat menghadirkan pendidikan yang merata kembali menguat lewat wacana Sekolah Rakyat sebagai solusi bagi kelompok rentan. Di tengah masih adanya kesenjangan akses pendidikan, konsep ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari hak dasarnya memperoleh pendidikan.

Dalam Dialog Indonesia Cerdas di RRI Programa 1 Kendari, Rabu, 20 Mei 2026. Kepala Sekolah, Ferdinand Nicholas Boonde, M.Pd, menilai Sekolah Rakyat hadir sebagai respons atas belum optimalnya sistem pendidikan dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, meski sekolah formal telah berkembang, masih terdapat kelompok anak dari keluarga kurang mampu maupun berkebutuhan khusus yang belum terakomodasi secara maksimal.

Sementara itu, Kepala Sentra Meohai Kendari, Muhamad Gunawan, menyoroti, persoalan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan fasilitas, tetapi juga faktor sosial dan ekonomi. Ia menyebut masih ada anak yang putus sekolah akibat tekanan ekonomi keluarga, kurangnya pendampingan, hingga persoalan lingkungan yang tidak mendukung proses belajar.

Lebih lanjut, Gunawan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan inklusif. Program bantuan sosial, menurutnya, perlu diiringi dengan pendampingan berkelanjutan agar anak-anak tidak hanya kembali ke sekolah, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang dalam sistem pendidikan.

Keduanya berharap, kehadiran Sekolah Rakyat tidak sekadar menjadi program jangka pendek, melainkan solusi berkelanjutan yang mampu menjawab ketimpangan pendidikan di Indonesia. Dengan pendekatan yang inklusif dan berpihak pada kelompok rentan, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi bagian dari upaya besar membangun generasi yang lebih setara dan berdaya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....