Permainan Tradisional, Melatih Keseimbangan Tubuh Anak
- 18 Mei 2026 23:39 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID – Permainan tradisional ternyata tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memiliki manfaat bagi tumbuh kembang anak. Aktivitas fisik dalam permainan tradisional membantu anak lebih aktif bergerak dibanding hanya bermain gawai.
Dilansir dari laman World Health Organization, anak-anak membutuhkan aktivitas fisik dan interaksi sosial yang cukup untuk mendukung perkembangan kesehatan dan emosional mereka.
Permainan seperti lompat tali, petak umpet, hingga gobak sodor melibatkan gerakan tubuh aktif yang dapat membantu melatih keseimbangan, kelincahan, dan koordinasi tubuh anak. Selain itu, permainan tradisional juga melatih kemampuan berpikir, kerja sama, serta keberanian dalam bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Hal ini membuat permainan tradisional dinilai memiliki nilai edukasi yang cukup tinggi.
Menurut artikel kesehatan yang dilansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia, selain baik untuk kesehatan fisik, permainan tradisional juga melatih kemampuan sosial anak. Saat bermain bersama teman, anak belajar bekerja sama, menghargai aturan, bergantian, hingga menyelesaikan konflik kecil secara langsung. Hal ini dinilai penting untuk membangun kemampuan komunikasi dan rasa empati terhadap orang lain.
Sejumlah psikolog anak menilai permainan tradisional memiliki nilai edukasi yang kuat karena anak belajar sambil bermain tanpa tekanan. Interaksi langsung dengan lingkungan sekitar juga membantu anak lebih percaya diri dan tidak terlalu bergantung pada gawai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....