Lima kecamatan di Kota Kendari Terdampak Banjir

  • 17 Mei 2026 17:12 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Sebanyak lima kecamatan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, terdampak banjir pada Sabtu (16/5/2026) malam. Kecamatan yang terdampak meliputi Baruga, Wua‑Wua, Kadia, Mandonga, dan Puuwatu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendari, Cornelius Padang atau Lius, menyampaikan pihak kelurahan masih melakukan rekapitulasi jumlah rumah dan warga terdampak. “Kami masih menunggu infonya, mungkin datanya masih dihimpun oleh pihak kelurahan,” ujarnya, Minggu 17 Mei 2026.

Lius mengatakan banjir terjadi menyusul hujan deras pada Sabtu malam. Pemerintah Kota Kendari telah mengeluarkan Surat Keputusan perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir selama tujuh hari, terhitung Minggu, 17 Mei sampai Sabtu, 23 Mei 2026. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi cuaca dan situasi lapangan yang dinilai masih memerlukan perhatian serius.

Pemkot mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan pemerintah serta petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Dari laporan warga, genangan air di beberapa titik telah surut setelah hujan berhenti, namun meninggalkan endapan lumpur. Warga Kelurahan Lepo‑Lepo, Kecamatan Baruga, Ifah, mengatakan, “Iyee tadi malam naik air tapi sudah surut kembali kak.”

Beberapa titik terdampak di Kota Kendari antara lain:

  • Lorong Durian dan Jalan Haeba Dalam, Kelurahan Wua‑Wua (Kecamatan Wua‑Wua).
  • Perumahan Tunggala Dalam menuju BTN Tapalosa, Kelurahan Anawai (Kecamatan Wua‑Wua).
  • Perempatan Jalan Supu Yusuf dan Jalan Abunawas (Kawasan Eks MTQ), Kelurahan Bende (Kecamatan Kadia).
  • Perumahan di Jalan Mekar Jaya 1 dekat SMP Negeri 17 (Kecamatan Puuwatu).
  • Ruas Jalan DI Panjaitan di Kelurahan Lepo‑Lepo, tepatnya depan Rumah Sakit Hati Mulia (Kecamatan Baruga).
  • Bantaran Kali Wanggu, Kelurahan Lepo‑Lepo (Kecamatan Baruga).

BPBD dan instansi terkait masih memantau perkembangan kondisi serta proses pembersihan dan pemulihan di area terdampak. Warga yang membutuhkan bantuan atau informasi diimbau menghubungi kantor kelurahan setempat atau posko darurat yang telah disiapkan oleh pemerintah kota.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....