BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Nasional

  • 17 Mei 2026 13:00 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca Indonesia yang berlaku selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Mei 2026. Informasi tersebut dipublikasikan melalui akun media sosial resmi BMKG pada pembaruan tertanggal 16 Mei 2026 pukul 10.07 WIB.

Dalam peringatan tersebut, BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah daerah Indonesia.

BMKG menyebutkan bahwa kondisi cuaca tersebut berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, jalan licin, hingga gangguan aktivitas transportasi darat, laut, dan udara.

Peringatan dini cuaca ini berlaku untuk periode: 16 Mei 2026, 17 Mei 2026 dan 18 Mei 2026. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di daerah rawan longsor dan banjir. Memastikan saluran drainase lingkungan tidak tersumbat. Waspada terhadap angin kencang yang dapat menyertai hujan intensitas tinggi. Memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.

Selain itu, nelayan dan pengguna transportasi laut diminta memperhatikan tinggi gelombang dan kondisi angin sebelum beraktivitas di perairan.

Dalam unggahan tersebut, BMKG menegaskan bahwa pembaruan informasi cuaca dilakukan secara berkala sesuai perkembangan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia.

Masyarakat dapat mengakses informasi cuaca terkini melalui media sosial resmi BMKG maupun aplikasi dan situs resmi lembaga tersebut. Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem selama periode peringatan dini berlangsung.

Cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dinilai dipengaruhi oleh tingginya aktivitas atmosfer tropis yang meningkatkan pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Karena itu, masyarakat diminta tetap siaga dan tidak mengabaikan peringatan dini yang telah dikeluarkan BMKG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....