Pemprov Sultra Siapkan 47 Aset di 13 Daerah untuk Dukungan Koperasi Merah Putih

  • 16 Mei 2026 11:51 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan 47 titik aset daerah yang tersebar di 13 kabupaten/kota untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Langkah ini menjadi tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan koperasi desa dan kelurahan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra, Umikun Latifah, mengatakan penyiapan aset dilakukan melalui proses verifikasi ketat agar pemanfaatannya tidak mengganggu pelayanan publik. Kebijakan ini juga merujuk pada surat edaran Kementerian Dalam Negeri mengenai pemanfaatan aset kosong milik pemerintah daerah.

"Aset-aset tersebut sudah diverifikasi agar penggunaannya aman dan tidak mengganggu fungsi pelayanan pemerintah," kata Umikun saat ditemui di Kendari, Jumat.

Rincian sebaran aset

  • Kota Kendari: 10 aset
  • Kabupaten Konawe: 8 aset
  • Konawe Selatan: 5 aset
  • Kolaka: 5 aset
  • Bombana: 3 aset
  • Kolaka Timur: 3 aset
  • Konawe Utara: 2 aset
  • Kolaka Utara: 2 aset
  • Kota Baubau: 2 aset
  • Buton Tengah: 2 aset
  • Muna: 2 aset
  • Konawe Kepulauan: 1 aset
  • Muna Barat: 1 aset

Jenis aset yang disiapkan beragam, antara lain lahan kosong, bangunan eks perkantoran, gedung puskesmas yang tidak terpakai, hingga terminal tipe B yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Pendampingan dan tujuan pemanfaatan

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Laode Muhammad Shalihin, menegaskan pihaknya akan memberikan pendampingan intensif kepada pengurus koperasi agar aset-aset tersebut dikelola secara produktif. Koperasi diarahkan mengembangkan sektor pertanian, perdagangan, perikanan, dan UMKM lokal untuk memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Data progres pembangunan

Berdasarkan data Dinas Koperasi, progres pembangunan unit koperasi di Sultra saat ini mencapai 764 unit. Sebanyak 64 unit bangunan telah rampung 100 persen, sementara 700 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan oleh PT Agrinas. Daerah yang sudah menyelesaikan pembangunan fisik antara lain Konawe Selatan (16 unit), Konawe (10), Kolaka (7), dan Muna Barat (6).

Konsep Gedung Koperasi Merah Putih

Shalihin menjelaskan Gedung Koperasi Merah Putih dirancang sebagai pusat layanan terintegrasi dengan sembilan gerai utama, antara lain gerai sembako, klinik, apotek, unit simpan pinjam, dan fasilitas pergudangan. Ia meminta pengurus koperasi segera mengidentifikasi lahan yang tersedia karena ketersediaan lahan menjadi syarat utama percepatan pembangunan.

"Kami juga menekankan pentingnya kemampuan manajerial yang profesional agar koperasi ini dapat memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga," ujar Shalihin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....