MUI Sultra: Pentingnya Menjaga Lisan dalam Komunikasi

  • 14 Mei 2026 04:41 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Di tengah derasnya arus komunikasi dan penggunaan media sosial saat ini, menjaga lisan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat. Ucapan yang sederhana terkadang dapat membawa dampak besar, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam program acara Mutiara Pagi di Programa 1 Radio Republik Indonesia Kendari bersama narasumber Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara Drs. KH. Muslim, M.Si., Kamis, 14 Mei 2026. Dalam dialog tersebut dijelaskan bahwa lisan bukan hanya tentang apa yang diucapkan secara langsung, tetapi juga termasuk tulisan dan komentar yang disampaikan di ruang digital.

Menurut KH. Muslim, banyak persoalan sosial bermula dari ucapan yang tidak dijaga, seperti fitnah, gosip, hingga penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya. Karena itu, masyarakat diajak untuk lebih bijak sebelum berbicara maupun membagikan sesuatu di media sosial.

Selain itu, dalam penekanannya, menjaga lisan merupakan bagian dari akhlak dalam Islam. Ucapan yang baik dinilai mampu menghadirkan ketenangan, mempererat hubungan antarsesama, serta menciptakan lingkungan yang lebih damai. Sebaliknya, perkataan yang kasar dan menyakitkan dapat meninggalkan luka yang sulit hilang.

Di kehidupan sehari-hari, mengontrol emosi saat berbicara menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika menghadapi perbedaan pendapat. Karena itu, masyarakat diingatkan untuk membiasakan diri berpikir sebelum berbicara dan memilih kata-kata yang lebih santun.

Melalui dialog tersebut, pendengar juga diajak untuk menjadikan media sosial sebagai ruang berbagi hal positif dan inspiratif. Sebab di era digital saat ini, menjaga lisan tidak hanya dilakukan lewat ucapan, tetapi juga melalui jari dan tulisan yang dibagikan kepada publik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....