OJK Sambut Pengakuan MSCI Terhadap Reformasi Pasar Modal
- 22 Apr 2026 11:55 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan menyambut baik pengumuman mengenai pembaruan asesmen efek Indonesia yang dirilis oleh MSCI Inc pada 20 April 2026.
Pengumuman tersebut menegaskan bahwa langkah penguatan transparansi dan integritas pasar modal Indonesia telah mendapat pengakuan internasional.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pasar.
Langkah tersebut juga bertujuan untuk memperkuat pelindungan investor serta mendorong pasar modal nasional agar semakin kredibel di tingkat global.
Beberapa poin yang mendapat perhatian MSCI antara lain peningkatan transparansi kepemilikan saham di atas satu persen serta implementasi kerangka kerja konsentrasi kepemilikan.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menilai pencapaian ini sebagai sinyal positif atas arah kebijakan ekonomi yang ditempuh Indonesia.
Pemerintah berkomitmen untuk menjaga implementasi kebijakan ini secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Koordinasi aktif dengan berbagai pihak termasuk pelaku pasar global akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas pasar modal.
MSCI saat ini tengah melakukan asesmen lanjutan berdasarkan sumber data baru yang dihasilkan dari inisiatif reformasi di tanah air.
Proses tersebut merupakan bagian dari penyempurnaan asesmen untuk ulasan indeks pada Mei 2026 dan aksesibilitas pasar pada Juni 2026.
OJK memandang momentum ini sangat penting untuk menunjukkan efektivitas kebijakan yang telah digulirkan kepada investor dunia.
Langkah konkret ini diharapkan dapat semakin memperkuat aksesibilitas dan daya tarik investasi pasar modal di mata internasional.
Sebagai komitmen jangka panjang, OJK menegaskan akan terus menjalankan delapan rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar.
Fokus utama dari rencana aksi tersebut mencakup penguatan likuiditas, penegakan hukum, tata kelola, serta pendalaman pasar secara menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....