Pemahaman Ibadah dan Keikhlasan Jadi Sorotan Utama

  • 06 Apr 2026 05:17 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID , Kendari - Interaksi pendengar mewarnai segmen Mutiara Pagi Pro 1 RRI , Senin 96/4/2026) yang membahas istiqomah setelah Ramadhan. Sejumlah pertanyaan disampaikan, mulai dari keabsahan ibadah hingga praktik keseharian dalam menjaga nilai spiritual.

Salah satu pertanyaan datang dari Pak Latif terkait ibadah yang dilakukan tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Menanggapi hal tersebut, Dr. H. Samsuri, S.Ag., M.Pd. menegaskan bahwa diterimanya ibadah memiliki dua syarat utama. “Syarat diterimanya ibadah di sisi Allah SWT adalah ikhlas dan sesuai dengan petunjuk Rasulullah SAW. Jika tidak sesuai syariat, maka ibadah tersebut berpotensi tidak diterima,” jelasnya.

Sementara itu, pertanyaan dari Pak Yosep di Rawua Konawe menyoroti perbedaan antara membaca Al-Qur’an dengan memahami isinya. Menurut Dr. Samsuri, keduanya tetap memiliki nilai, namun idealnya harus saling melengkapi. “Membaca Al-Qur’an itu sudah bernilai ibadah, tetapi lebih sempurna jika disertai dengan tadabbur atau memahami maknanya, kemudian diamalkan dalam kehidupan,” ungkapnya.

Pertanyaan lain datang dari Bunda Hani yang menanyakan tentang berzikir saat berolahraga. Menurut narasumber, hal tersebut justru sangat dianjurkan. “Sangat bagus jika setiap aktivitas kita diselingi dengan kalimat-kalimat thayyibah, karena itu akan menjaga hati tetap terhubung dengan Allah,” ujarnya.

Sebagai penutup, Dr. Samsuri memberikan pesan kepada seluruh pendengar agar terus menjaga istiqomah dalam kebaikan. “Semangat Ramadhan jangan hanya menjadi kenangan, tetapi harus menjadi kebiasaan yang terus hidup sepanjang tahun,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....