Ketupat Makanan Khas Lebaran

  • 21 Mar 2026 08:01 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Ketupat Lebaran menjadi salah satu sajian khas yang tidak pernah absen di momen Hari Raya Idul Fitri. Hidangan berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa muda ini bukan sekadar makanan, tetapi juga sarat makna dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Proses pembuatan ketupat sendiri membutuhkan ketelatenan. Daun kelapa muda dianyam menjadi bentuk segi empat, kemudian diisi beras dan direbus selama beberapa jam hingga matang sempurna. Hasilnya adalah nasi yang padat, pulen, dan memiliki aroma khas yang menggugah selera.

Di berbagai daerah di Indonesia, ketupat biasanya disajikan bersama opor ayam, rendang, atau sambal goreng ati. Perpaduan rasa gurih dari lauk dan tekstur lembut ketupat menciptakan cita rasa yang begitu khas dan selalu dirindukan setiap tahunnya.

Lebih dari sekadar hidangan, ketupat juga memiliki filosofi mendalam. Dalam budaya masyarakat Jawa, ketupat sering dikaitkan dengan makna “ngaku lepat” atau mengakui kesalahan. Anyaman yang rumit melambangkan kesalahan manusia, sementara isi ketupat yang putih bersih menggambarkan hati yang kembali suci setelah saling memaafkan.

Itulah mengapa ketupat selalu hadir di meja makan saat Lebaran—sebagai simbol kebersamaan, keikhlasan, dan harapan untuk memulai lembaran baru yang lebih baik.

Di hari yang fitri, ketupat bukan hanya sekadar sajian, tetapi juga menjadi pengingat akan nilai-nilai kebersamaan dan makna saling memaafkan yang menjadi inti dari perayaan Idul Fitri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....