Ikan Bandeng Imlek: Simbol Rezeki Berlimpah

  • 15 Feb 2026 19:30 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Kendari - Saat perayaan Imlek tiba, meja makan keluarga Tionghoa Indonesia, khususnya masyarakat Betawi, tak lengkap tanpa hidangan ikan bandeng utuh. Tradisi ini melambangkan harapan rezeki melimpah, kemakmuran, dan keberuntungan sepanjang tahun baru.

Dalam bahasa Mandarin, ikan disebut yang pelafalannya mirip dengan "surplus" atau "berlimpah" (niannian youyu). Bandeng dipilih karena dagingnya tebal dan gurih, mencerminkan kelimpahan rezeki. Berbeda dengan Tiongkok yang biasa menggunakan ikan laut, di Indonesia ikan bandeng—sejenis ikan payau—menjadi favorit berkat akulturasi budaya dengan masyarakat lokal Betawi.

Ikan ini disajikan utuh dari kepala hingga ekor, melambangkan keutuhan keluarga, ikatan harmonis, dan kelancaran usaha. Ukuran bandeng yang besar pun dianggap pertanda hoki atau keberuntungan besar. Salah satu olahan paling populer adalah pindang bandeng, perpaduan rasa manis, asam, dan gurih yang menggugah selera.

Tak hanya dimakan sendiri, ada tradisi Nganter Bandeng: mengirimkan ikan bandeng kepada orang tua atau mertua sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang. "Ini cara kami berdoa agar keluarga tetap utuh dan rezeki lancar," ujar seorang warga Betawi keturunan Tionghoa di Jakarta.

Meski zaman berubah, tradisi ini tetap lestari sebagai simbol harapan kehidupan sejahtera dan penuh berkah di tahun baru Imlek.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....