Green Radio, Konservasi Hutan dan Kerusakan Lingkungan
- 14 Feb 2026 17:54 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - RRI Pro 1 Kendari menggelar dialog seru di acara Green Radio bertajuk "Konservasi Hutan dan Kerusakan Lingkungan" yang dipandu oleh host berpengalaman Yudha pada Sabtu 14 Februari 2026. Acara siaran langsung ini mengupas tantangan lingkungan di Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan menghadirkan dua narasumber ahli.
Narasumber Ungkap Data Kerusakan Hutan
La Ode Yulardhi Junus, SP.MAP, selaku Kepala Bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Rehabilitasi Hutan serta Lahan Dinas Provinsi Sultra, menyoroti deforestasi Sultra mencapai 12.500 hektare pada 2025 akibat tambang nikel dan konversi lahan. Beliau tekankan tupoksi dinas dalam rehabilitasi 217.900 hektare lahan nasional melalui program FOLU Net Sink 2030, termasuk patroli KPH dan penanaman mangrove di Teluk Kendari. "Kami fokus kendalikan erosi DAS dan pulihkan ekosistem untuk cegah banjir bandang," ujarnya.
Kritik WALHI soal Ekspansi Tambang
Giant Purnamsari, Staf Advokasi WALHI Sultra, kritisi ekspansi tambang di Pulau Kabaena yang rusak habitat primata endemik seperti tarsius. Ia sebut Sultra alami kehilangan 34.000 hektare hutan sejak 2021, picu longsor, pencemaran sungai, dan krisis air. "Perlu penegakan hukum ketat dan moratorium izin baru agar hutan Sultra tak jadi korban bisnis ekstraktif," tegas Giant, sambil apresiasi inisiatif lokal seperti Kebun Raya Kendari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....