Orang Miskin Susah Kaya, Ternyata Ini Sebabnya

  • 19 Jun 2025 16:32 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Ketimpangan ekonomi masih menjadi masalah yang membelit banyak masyarakat di Indonesia. Meski peluang terbuka lebar dengan kemajuan teknologi dan akses informasi, sebagian besar orang dari kalangan ekonomi rendah tetap kesulitan meningkatkan taraf hidup. Fenomena ini tak hanya soal angka, tapi juga menyentuh akar struktural yang mendalam.

Menurut Dr. Intan Wibowo, pakar ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, kemiskinan yang bersifat turun-temurun memperlihatkan bahwa hambatan struktural seperti akses pendidikan, layanan kesehatan, dan modal usaha menjadi faktor dominan.

“Orang miskin sejak awal sudah tertinggal dalam banyak hal. Ketika orang lain bicara investasi, mereka masih berpikir bagaimana makan hari ini,” ujarnya.

Selain hambatan struktural, faktor budaya juga berperan dalam memperkuat lingkaran kemiskinan. Banyak keluarga miskin tidak memiliki literasi finansial yang cukup dan menganggap hidup apa adanya sebagai takdir.

Pola pikir seperti ini membuat mereka kurang terdorong untuk mengambil risiko atau mencari peluang di luar zona nyamannya.

Dara Pranata, aktivis pemberdayaan komunitas di Jakarta Timur, menyebutkan bahwa lingkungan juga mempengaruhi.

“Kalau dari kecil kita tumbuh di lingkungan yang penuh keterbatasan dan tidak melihat contoh kesuksesan, maka harapan itu pun menjadi langka,” kata Dara.

Ia menambahkan bahwa intervensi sosial harus dimulai dari membangun mentalitas dan kepercayaan diri.

Mengatasi kesenjangan ini butuh pendekatan multidimensi. Perubahan sistemik harus dibarengi dengan upaya edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat miskin agar mampu keluar dari jerat kemiskinan. Masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha perlu bersinergi, agar kemiskinan tidak lagi menjadi warisan yang tak terputus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....