Perempuan yang Menyelamatkan Sejarah Televisi Amerika

  • 15 Jul 2026 15:54 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pada tahun 1979, seorang pustakawan dan aktivis bernama Marion Stokes memulai proyek pribadi yang tidak biasa. Ia menyalakan sejumlah perangkat perekam VHS untuk merekam siaran televisi selama 24 jam sehari. Apa yang awalnya dianggap sebagai kebiasaan unik perlahan berkembang menjadi salah satu arsip media terbesar yang pernah dikumpulkan oleh seorang individu.

Selama lebih dari tiga dekade, Marion Stokes secara konsisten merekam berbagai siaran berita dan program televisi dari beragam stasiun penyiaran. Ketika satu kaset penuh, kaset lain segera menggantikannya. Dedikasi tersebut menghasilkan sekitar 70.000 kaset VHS yang mendokumentasikan peristiwa-peristiwa penting, mulai dari perubahan politik, perkembangan teknologi, bencana, hingga dinamika sosial yang terjadi di Amerika Serikat dan dunia.

Banyak orang menganggap tindakannya berlebihan pada masanya. Namun, Marion memiliki keyakinan bahwa siaran televisi merupakan bagian dari sejarah yang dapat berubah, dihapus, atau hilang dari ingatan publik. Nilai penting arsip media ini juga sejalan dengan pembahasan dalam kajian akademik berjudul Television Archives and Collective Memory, yang menyoroti peran dokumentasi siaran televisi dalam menjaga memori kolektif masyarakat dan menyediakan sumber data penting bagi penelitian sejarah, komunikasi, serta budaya.

Setelah Marion Stokes meninggal dunia, koleksi luar biasa tersebut berhasil diselamatkan dan didigitalisasi oleh lembaga arsip digital. Kini, rekaman yang dikumpulkannya menjadi sumber berharga bagi sejarawan, peneliti media, jurnalis, dan masyarakat umum. Kisah Marion Stokes membuktikan bahwa upaya sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan kontribusi besar bagi pelestarian sejarah dan pengetahuan bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....