Karhutla Masih Terjadi di Lalosingi dan Weamo, Pemadaman Terus Dilakukan

  • 14 Sep 2026 08:50 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara. Hingga Sabtu sore, 12 September 2026, dua titik masih dalam penanganan tim gabungan.

Dua lokasi tersebut berada di Desa Lalosingi, Kecamatan Lalolae dan Desa Weamo, Kecamatan Tinondo.

Di Lalosingi, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Koltim bersama Manggala Agni, tim PT Sari, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas terus berupaya memadamkan api.

Kondisi api masih menyala sehingga personel melakukan pemadaman sekaligus pengendalian agar kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.

Sementara di Desa Weamo, Kecamatan Tinondo, pemadaman dilakukan TRC BPBD Koltim bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tenggara, personel Polsek Mowewe, Babinsa, dan pemerintah Desa Weamo.

Api di wilayah tersebut masih berkobar dan membutuhkan penanganan intensif. Tim gabungan terus dikerahkan untuk mengendalikan titik api.

BPBD Koltim mencatat hingga 11 September 2026, luas areal yang terdampak karhutla di wilayah tersebut mencapai 273,5 hektare. Selain karhutla, kekeringan juga berdampak terhadap areal seluas 1.886,57 hektare.

Sepanjang September, kejadian karhutla tercatat di Desa Loka, Kecamatan Tirawuta seluas 0,80 hektare, Desa Talodo, Kecamatan Ladolae seluas 24 hektare, Desa Lalosingi seluas 23 hektare, dan Desa Weamo seluas 20,25 hektare.

Pemkab Koltim meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi karhutla selama musim kemarau. Pembakaran lahan secara sembarangan juga diminta untuk dihentikan guna mencegah meluasnya kebakaran.

Masyarakat yang menemukan titik api diminta segera melaporkan kepada petugas agar dapat ditangani lebih cepat.

Pemkab Koltim bersama BPBD dan unsur terkait memastikan pemantauan dan penanganan karhutla terus dilakukan di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....