Putra-Putri Terbaik Sultra Siap Harumkan Nama Daerah sebagai Paskibraka Nasional
- 23 Jul 2026 07:45 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Sulawesi Tenggara kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua pelajar terbaik daerah berhasil lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026 yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.
Mereka adalah La Ode Reyhan Putra Satria Korwa, siswa SMA Negeri 2 Baubau yang mewakili Kota Baubau, serta Wa Ode Bintang Adisya, siswi SMA Negeri 1 Kulisusu yang mewakili Kabupaten Buton Utara.
Keberhasilan keduanya merupakan hasil dari proses seleksi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional. Selain memiliki kemampuan fisik dan mental yang baik, keduanya juga dinilai memenuhi aspek kepemimpinan, disiplin, wawasan kebangsaan, serta karakter yang menjadi syarat utama sebagai anggota Paskibraka Nasional.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengapresiasi capaian kedua pelajar tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara sekaligus membuktikan bahwa generasi muda daerah mampu bersaing di tingkat nasional.
"Terpilihnya dua putra-putri Sulawesi Tenggara sebagai anggota Paskibraka Nasional Tahun 2026 merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Mereka adalah representasi generasi muda yang berprestasi, berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi. Saya berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di tingkat nasional," ujar Andi Sumangerukka.
Profil La Ode Reyhan Putra Satria Korwa
La Ode Reyhan Putra Satria Korwa lahir di Baubau, 3 Mei 2010. Ia merupakan siswa SMA Negeri 2 Baubau yang dipercaya mewakili Kota Baubau pada seleksi Paskibraka Nasional Tahun 2026.
| Baca juga: IAIN Kendari juara III Umum POROS INTIM 2026 |
Reyhan merupakan putra dari La Ode Gunawan Satria, seorang Aparatur Sipil Negara (PNS), dan almarhumah Trisna Korwa. Berbekal semangat belajar, disiplin, dan kerja keras, Reyhan berhasil melewati seluruh tahapan seleksi hingga akhirnya terpilih menjadi wakil Sulawesi Tenggara di tingkat nasional.
Profil Wa Ode Bintang Adisya
Sementara itu, Wa Ode Bintang Adisya lahir di Pebaoa, 3 September 2009. Ia merupakan siswi SMA Negeri 1 Kulisusu yang mewakili Kabupaten Buton Utara.
Bintang merupakan putri dari La Ode Suhardin, yang berprofesi sebagai nelayan, dan Maasia, seorang ibu rumah tangga. Meski berasal dari keluarga sederhana, semangat belajar dan kedisiplinannya mengantarkan Bintang meraih prestasi hingga dipercaya menjadi anggota Paskibraka Nasional.
Gubernur berharap keberhasilan Reyhan dan Bintang menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar di Sulawesi Tenggara untuk terus berprestasi, menjaga disiplin, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.
"Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akan terus mendukung lahirnya generasi muda yang unggul dan berkarakter. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan yang terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara," kata Andi Sumangerukka.
Kedua pelajar tersebut selanjutnya akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Nasional sebelum menjalankan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa Sulawesi Tenggara terus melahirkan generasi muda yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdikan diri bagi bangsa dan negara melalui kehormatan sebagai anggota Paskibraka Nasional Tahun 2026.
(Humas Kominfo Sultra)
RRI.CO.ID, Kendari – Sulawesi Tenggara kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua pelajar terbaik daerah berhasil lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026 yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.
Mereka adalah La Ode Reyhan Putra Satria Korwa, siswa SMA Negeri 2 Baubau yang mewakili Kota Baubau, serta Wa Ode Bintang Adisya, siswi SMA Negeri 1 Kulisusu yang mewakili Kabupaten Buton Utara.
Keberhasilan keduanya merupakan hasil dari proses seleksi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional. Selain memiliki kemampuan fisik dan mental yang baik, keduanya juga dinilai memenuhi aspek kepemimpinan, disiplin, wawasan kebangsaan, serta karakter yang menjadi syarat utama sebagai anggota Paskibraka Nasional.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengapresiasi capaian kedua pelajar tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara sekaligus membuktikan bahwa generasi muda daerah mampu bersaing di tingkat nasional.
"Terpilihnya dua putra-putri Sulawesi Tenggara sebagai anggota Paskibraka Nasional Tahun 2026 merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Mereka adalah representasi generasi muda yang berprestasi, berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi. Saya berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di tingkat nasional," ujar Andi Sumangerukka.
Profil La Ode Reyhan Putra Satria Korwa
La Ode Reyhan Putra Satria Korwa lahir di Baubau, 3 Mei 2010. Ia merupakan siswa SMA Negeri 2 Baubau yang dipercaya mewakili Kota Baubau pada seleksi Paskibraka Nasional Tahun 2026.
Reyhan merupakan putra dari La Ode Gunawan Satria, seorang Aparatur Sipil Negara (PNS), dan almarhumah Trisna Korwa. Berbekal semangat belajar, disiplin, dan kerja keras, Reyhan berhasil melewati seluruh tahapan seleksi hingga akhirnya terpilih menjadi wakil Sulawesi Tenggara di tingkat nasional.
Profil Wa Ode Bintang Adisya
Sementara itu, Wa Ode Bintang Adisya lahir di Pebaoa, 3 September 2009. Ia merupakan siswi SMA Negeri 1 Kulisusu yang mewakili Kabupaten Buton Utara.
Bintang merupakan putri dari La Ode Suhardin, yang berprofesi sebagai nelayan, dan Maasia, seorang ibu rumah tangga. Meski berasal dari keluarga sederhana, semangat belajar dan kedisiplinannya mengantarkan Bintang meraih prestasi hingga dipercaya menjadi anggota Paskibraka Nasional.
Gubernur berharap keberhasilan Reyhan dan Bintang menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar di Sulawesi Tenggara untuk terus berprestasi, menjaga disiplin, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.
"Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akan terus mendukung lahirnya generasi muda yang unggul dan berkarakter. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan yang terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara," kata Andi Sumangerukka.
Kedua pelajar tersebut selanjutnya akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Nasional sebelum menjalankan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa Sulawesi Tenggara terus melahirkan generasi muda yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdikan diri bagi bangsa dan negara melalui kehormatan sebagai anggota Paskibraka Nasional Tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....