Gubernur Sultra Terima Gelar Adat Muna Sangia Mondono Wite Bhalano

  • 23 Jul 2026 07:52 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka, menerima Gelar Adat Muna Sangia Mondono Wite Bhalano pada rangkaian Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sultra yang digelar di Pelataran Tugu Religi Eks MTQ Kendari, Minggu (19/7/2026).

Penganugerahan gelar adat tersebut merupakan penghargaan tertinggi dari masyarakat adat Muna sebagai bentuk kepercayaan dan amanah kepada Gubernur Sultra untuk terus menjaga nilai-nilai adat, budaya, serta memperkuat persatuan masyarakat di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Sulawesi Tenggara.

Secara filosofis, Sangia menggambarkan sosok pemimpin yang dihormati karena kebijaksanaan, keteladanan, serta kemampuannya menjaga nilai-nilai moral dan budaya. Sementara Mondono Wite Bhalano bermakna pemimpin bagi negeri yang besar dengan masyarakat yang majemuk.

Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penganugerahan gelar kehormatan tersebut. Menurutnya, gelar adat yang diterima bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan amanah untuk terus mengabdi kepada masyarakat serta menjaga kelestarian adat dan budaya Muna sebagai bagian dari kekayaan budaya Sulawesi Tenggara.

"Gelar ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab moral bagi saya untuk terus menjaga marwah budaya dan mengabdikan diri bagi kemajuan Sulawesi Tenggara," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga mengukuhkan Pengurus Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara Masa Bakti 2026–2031 dengan melantik La Ode Darwin sebagai Ketua KKMM Sultra beserta jajaran pengurus.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat Kawunaha, yang berlandaskan falsafah hidup masyarakat Muna, yaitu Po Masigho (saling mengasihi), Po Angka-Angkatau (saling menghormati), Po Adha-Adhati (saling menghargai), dan Po Pia-Piara (saling membina), sebagai fondasi menjaga persatuan dan mendukung pembangunan daerah.

Gubernur juga menegaskan bahwa keterbatasan fiskal daerah tidak boleh menjadi hambatan dalam membangun Sulawesi Tenggara. Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

"Keberhasilan pembangunan bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi hasil dari kebersamaan dan kolaborasi seluruh komponen masyarakat," katanya.

Selain itu, Andi Sumangerukka berharap kepengurusan KKMM yang baru mampu menjadi wadah mempererat persaudaraan, melestarikan adat dan budaya, membina generasi muda, memperkuat ekonomi masyarakat, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

Silaturahmi Akbar KKMM Sultra tahun ini juga mencatatkan prestasi dengan meraih Rekor Dunia MURI melalui penyajian 1.228 dulang berisi makanan khas tradisional Muna yang dibawa secara sukarela oleh masyarakat dari berbagai daerah. Tradisi makan bersama menggunakan dulang tersebut menjadi simbol penghormatan kepada tamu sekaligus mencerminkan nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat berbagi yang telah diwariskan secara turun-temurun

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....