Pemkot Kendari Edukasi Program SMK Go Global
- 13 Jun 2026 17:04 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Menghadapi rendahnya minat masyarakat Sulawesi Tenggara bekerja ke luar negeri secara resmi, Pemerintah Kota Kendari dan BP3MI Sultra berfokus pada upaya menghilangkan stigma negatif serta meningkatkan kesiapan tenaga kerja. Dari pendataan yang dilakukan sejak akhir 2025 hingga Mei 2026, baru tercatat 227 orang yang menyatakan minat, padahal jumlah lulusan sekolah yang belum bekerja cukup banyak dan menjadi potensi besar yang belum dimanfaatkan.
Kepala BP3MI Sulawesi Tenggara, La Ode Askar mengatakan, program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional “SMK Go Global” dengan target menempatkan 500 ribu tenaga kerja hingga tahun 2029, termasuk 40 ribu orang pada tahun 2026. Program ini tidak hanya soal penempatan kerja, tetapi juga menyediakan pelatihan kompetensi dan bahasa asing secara terpadu.
“ Melalui jalur resmi, negara memfasilitasi persiapan mereka agar benar-benar siap bersaing di pasar kerja luar negeri,” ujar La Ode Askar, Kamis 11 Juni 2026
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari, Farida Agustina, mengakui tantangan terbesar adalah kekhawatiran dan keraguan dari masyarakat. Oleh karena itu, edukasi akan dilakukan dengan menampilkan kisah sukses serta melibatkan jajaran kecamatan dan kelurahan agar informasi tersebar merata. Kerja sama dengan lembaga pelatihan juga akan diperkuat guna memastikan kesiapan peserta.
“ Masih banyak kekhawatiran dan keraguan masyarakat bekerja diluar negeri , untuk itu akan dilakukan edukasi,” jelas Farida Agustina
Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang benar, diharapkan program teresebut dapat berkembang secara optimal. Hal ini akan membuka jalan bagi warga Kendari untuk mendapatkan penghasilan lebih baik, sekaligus menjadikan daerah ini sebagai salah satu penyuplai tenaga kerja terpercaya dan berkompeten di kancah internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....