Sinonggi Jadi Pilihan Favorit Warga Kendari saat Musim Hujan

  • 13 Mei 2026 16:28 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari — Di tengah cuaca dingin dan hujan yang kerap mengguyur Kota Kendari beberapa hari terakhir, makanan tradisional khas Sulawesi Tenggara, sinonggi, kembali menjadi pilihan favorit masyarakat untuk menghangatkan tubuh, terutama saat malam hari usai beraktivitas dan pulang kerja.

Salah satu warung yang ramai dikunjungi warga yakni Warung Makan Meohai milik Lisa yang berlokasi di Jalan Sao Sao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Rumah makan ini dikenal menyajikan menu khas lokal Sulawesi Tenggara, terutama sinonggi yang disantap bersama kuah ikan, sayur, sambal, dan perasan jeruk nipis.

Sinonggi merupakan makanan tradisional berbahan dasar sari pati sagu dengan tekstur kenyal yang menjadi kuliner khas masyarakat Sulawesi Tenggara. Sajian ini dinilai cocok disantap saat musim hujan karena mampu memberikan rasa hangat dan mengenyangkan.

Pada malam hari, warung-warung sinonggi di Kota Kendari terlihat lebih ramai dibanding biasanya. Banyak warga memilih menikmati sinonggi bersama keluarga maupun teman setelah pulang bekerja.

Salah seorang pekerja kantoran, Doni, mengaku hampir sering singgah menikmati sinonggi usai pulang kerja, terlebih saat cuaca hujan dan udara terasa dingin.

“Kalau habis kerja terus hujan, paling enak makan sinonggi hangat. Badan jadi lebih nyaman dan rasanya memang khas,” katanya saat ditemui di Warung Makan Meohai.

Owner Warung Makan Meohai, Lisa, mengatakan saat musim hujan permintaan menu sinonggi meningkat, terutama pada sore hingga malam hari.

“Biasanya kalau cuaca dingin atau hujan, banyak pelanggan datang cari sinonggi. Mereka bilang lebih nikmat dimakan hangat-hangat setelah pulang kerja,” ujarnya.

Selain menjadi favorit masyarakat lokal, sinonggi juga mulai banyak dicari pendatang dan wisatawan yang ingin mencicipi kuliner khas daerah. Kehadiran rumah makan tradisional seperti Meohai menjadi bukti bahwa makanan lokal tetap bertahan dan dicintai di tengah berkembangnya kuliner modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....