Sejarah Berdirinya Wanita Islam di Sultra

  • 23 Mei 2026 11:59 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, ‎Kendari - Wanita Islam (WI) sebagai organisasi perempuan Islam nasional yang telah berdiri hampir setengah abad di Indonesia, akhirnya resmi hadir di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Januari 2011. Kehadiran ini menjadi tonggak penting setelah melalui proses panjang dan perjuangan para kader di daerah.

Cikal bakal berdirinya WI di Sultra dimulai oleh para kader FORHATI Sultra yang berinisiatif mendirikan Yayasan Wanita Islam Sultra (YAWI). Yayasan ini dipimpin oleh Ketua Umum dari kalangan kader sendiri, dengan dukungan sekretaris Masfarida serta sejumlah anggota FORHATI lainnya, termasuk Ir. Asdianawati.

Langkah awal perjuangan ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Pelatihan Pelatih PAUD pada tahun 2009. Kegiatan ini turut melibatkan berbagai organisasi muslimah lainnya sebagai bentuk sinergi dan penguatan peran perempuan dalam pendidikan dan dakwah.

Setelah melalui proses pembinaan dan pengembangan organisasi selama kurang lebih tiga tahun, akhirnya Surat Keputusan (SK) Pimpinan Wilayah Wanita Islam (PWWI) Sulawesi Tenggara diterbitkan oleh Pimpinan Pusat Wanita Islam. Seiring dengan itu, YAWI sebagai organisasi otonom kemudian dibubarkan, dan secara resmi WI hadir sebagai organisasi di Sultra di bawah ketua umum PW WI ibu Wa Ode Sitti Muawiyah selama 2 priode.

Dalam masa perintisan, Wanita Islam Sultra menghadapi berbagai tantangan. Organisasi ini masih sangat asing di tengah masyarakat, sehingga membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memperkenalkannya hingga ke berbagai kabupaten dan kota. Perjuangan ini dilakukan tanpa dukungan finansial dari pemerintah daerah, mengandalkan semangat para relawan yang bekerja dengan penuh keikhlasan tanpa publikasi.

Meski demikian, dengan tekad yang kuat dan semangat dakwah, WI Sultra terus berkembang hingga mampu berkiprah tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga mulai dikenal hingga tingkat internasional.

Memasuki fase perkembangan organisasi yang lebih matang, kepemimpinan Pimpinan Wilayah Wanita Islam Sulawesi Tenggara kini berada di bawah Ketua PW WI Sultra, Hj Nurika, S.Pd, M.Pd yang sukses membawa organisasi terus maju hingga periode 2025 dan menatap keberlanjutan program hingga 2030. Di bawah kepemimpinannya, WI Sultra semakin menguatkan peran strategis dalam pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan dakwah di daerah.

Pada momentum Hari Lahir (Harlah) Wanita Islam ke-64, WI Sultra mengajak seluruh anggotanya untuk melakukan refleksi atas kontribusi yang telah diberikan bagi agama, masyarakat, dan daerah. Semangat persatuan dan perjuangan di jalan Allah (fii sabilillah) terus digaungkan sebagai landasan dalam melangkah ke depan.

Berdasarkan data dari Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Wanita Islam, WI Sultra tercatat sebagai salah satu provinsi berprestasi. Hal ini menjadi bukti bahwa perjuangan panjang para kader dan relawan telah membuahkan hasil yang membanggakan.

Dengan penuh rasa syukur, seluruh jajaran WI Sultra berkomitmen untuk terus melanjutkan perjuangan, memperkuat persatuan, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan daerah.

Jaya, Jaya, Jaya Wanita Islam Sulawesi Tenggara!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....