Sultra Optimalkan Pertanian untuk Ketahanan Pangan Nasional
- 26 Sep 2025 17:30 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Sektor pertanian memegang peranan krusial sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra Prof. Dr. Ir. Muhammad Taufiq, M.Si dalam Dialog Sultra Siang di Pro 1 RRI Kendari , Jumat (26/9/2025 ).
Menurut Prof. Taufiq, sektor pertanian menjadi program yang sangat strategis dalam mempertahankan swasembada pangan di daerah, dengan tujuan akhir mencapai ketahanan pangan nasional secara luas.
"Kami fokus pada upaya-upaya strategis untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat," ujarnya.
Saat ini, beberapa program strategis yang dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan daerah dan masih memfokuskan perhatian pada dua komoditas utama, yaitu beras dan jagung. Beras menjadi target utama Kementerian Pertanian, dengan harapan Indonesia dapat mencapai swasembada pangan.
Untuk Sulawesi Tenggara, trend produksi padi mengalami kenaikan setiap tahunnya. Namun, produktivitasnya masih relatif rendah, yaitu 4,2 ton per hektar, dari target yang ingin dicapai sebesar 5 ton per hektar.
Selain itu, indeks penanaman padi di Sultra juga masih berada di bawah angka 1,8 , sementara target yang ingin dicapai adalah di atas angka 2. Hal ini mengindikasikan bahwa satu lahan idealnya dapat dilakukan penanaman padi sebanyak dua kali dalam setahun.
Pemerintah daerah Sultra terus berupaya meningkatkan produktivitas dan indeks penanaman padi melalui berbagai program dan inovasi. Beberapa langkah yang diambil antara lain adalah memberikan pelatihan kepada petani, menyediakan bibit unggul, serta memperbaiki sistem irigasi dan berharap dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....