Ini Rute Program Mudik Gratis ASR 2026 Dibuka

  • 18 Mar 2026 05:44 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah melalui Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menghadirkan program Mudik Gratis Bersama ASR Tahun 2026 dengan tema bertajuk “Mudik Aman Keluarga Bahagia”.

Program tersebut menyediakan layanan transportasi kapal, ferry, dan DAMRI bagi masyarakat yang ingin pulang kampung secara gratis.

Salah satu rute yang paling menarik perhatian adalah jalur laut dari Kendari menuju Wanci, termasuk rute lanjutan melalui Waode Buri.

Jadwal dan Rute Unggulan Kapal :

Untuk rute kapal laut, terdapat dua jadwal penting:

17 Maret 2026, KM. SIMBA 1 dengan Rute Kendari-Wanci

18 Maret 2026 KM. NAPOLEON 77, Rute: Kendari-Waode Buri-Wanci

Rute tersebut menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin menuju wilayah Wakatobi dan sekitarnya dengan akses langsung maupun transit.

Selain kapal laut, program ini juga menyediakan Rute Ferry (16 dan 17 Maret 2026):

Kendari – Langara

Amolengo – Labuan

Kamaru – Wanci

Torobulu – Tampo

Baubau – Waara

Sementara untuk rute DAMRI yaitu pada tanggal 16-17 Maret 2026, hingga kuota habis.

Kendari – Mawasangka

Kendari – Baubau

Kendari – Tondasi

Kendari – Ereke

Kendari – Bombana

Kendari – Tongkuno

Kendari – Pinanggo

Pendaftaran dibuka secara gratis dengan kuota terbatas:

Tanggal: 13–15 Maret 2026

Waktu: 08.30 – 16.00 WITA

Tiket dapat diperoleh di Kantor Dishub Sultra pada Terminal Tipe B Baruga dan UPTD Pelabuhan Penyeberangan Baubau (khusus ferry tertentu)

Adapun Syarat ketentuan sebagai berikut :

Pendaftaran gratis (tanpa biaya), Wajib membawa fotokopi KTP/KK untuk verifikasi, satu Kartu Keluarga maksimal untuk 4 orang. Karena kuota terbatas, masyarakat disarankan mendaftar lebih awal

Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya yang akan melakukan perjalanan dari Kendari ke Wanci dan sekitarnya, agar dapat mudik dengan aman, nyaman, dan hemat biaya.

Sebelumnya, Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berpihak kepada warga.

“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan lebih aman, nyaman, dan tertib,” ujar Andi Sumangerukka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....