Pengunjung Wisata Goa Jegles, Kabupaten Kediri Kian Berkurang
- 07 Sep 2025 09:38 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Pengunjung wisata Goa Jegles yang ada di Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri kian berkurang dari tahun ke tahun. Dalam sejarahnya Goa Jegles diperkirakan merupakan peninggalan era Kalingga pada abad ke-9 dan banyak situs yang ada belum seluruhnya ditemukan.
Wisata Goa Jelgles sempat terkenal pada tahun 2017 dan pasca covid-19 pengujung mengalami penurunan secara drastis, bahkan minus. Banyak pengunjung wisata Goa Jegles yang memberikan saran agar wisata tersebut perlu perawatan dan penataan serta penambahan wahana, agar pengunjung dapat merasa betah.
Ali Imron (ipong) sebagai juru rawat wisata Goa Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Minggu (7/9/2025) menyampaikan wisata Goa Jegles memang memerlukan dukungan dari pihak terkait untuk penataan terutama petunjuk arah dan akses jalan menuju area wisata. Karena akses masuk ke wisata Goa Jegles selama ini terbilang sempit, tidak dapat dilalui kendaraan roda empat jika berpapasan.
“Pengunjung yang dulu pernah kesini mengatakan saying kalau Goa Jegles tidak dirawat, itu edukasi alam yang jarang sekali ditemukan. Bahkan tidak semua desa ada situs seperti Goa Jegles,” ujarnya.
Untuk masuk area wisata Goa Jegles pegunjung tidak dipungut biaya, namun pihak pengelola menyediakan kotak jika pengunjung ingin mengisi uang seikhlasnya. Wisata Goa Jegles memiliki luas area sekitar 3.500 meter persegi.
Sementara Eman Agung pengunjung wisata Goa Jegles asal Surabaya mengatakan kunjungan yang dilaksanakan bersama komunitas sahabat dharma sengaja untuk mendatangi wisata yang ada di Kediri seperti Candi Surowono dan Goa Jegles. Setelah melihat wisata Goa Jegles ia menyarankan agar pengelolaan tempat wisata lebih ditingkatkan untuk lebih menarik wisatawan.
“Cukup bagus, cuma mungkin pengelolaannya kalau bisa ditingkatkan bisa menarik wisatawan yang lebih banyak lagi. Mungkin sarana yang ada lebih diperbaiki, inikan ada sungai mungkin bisa dibikin seperti arung jeram, jadi tidak hanya sekedar goa saja,” ucapnya.
Ali Imron menambahkan pengunjung wisata goa jegles saat ini maksimal 50-100 orang per bulan, karena masih terdapat akses jalan yang belum selesai terutama untuk kendaraan roda empat yang keluar wisata.
Ia juga berharap wisata Goa Jegles segera mendapat perhatian dari pemerintah desa setempat maupun pemerintah Kabupaten Kediri untuk penataan, agar pengunjung semakin ramai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....