‘Tan Hiok Nee Heritage Walk’ Sajikan Wisata Kota Tua Johor Malaysia

  • 03 Jun 2026 13:36 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • ‘Tan Hiok Nee Heritage Walk’ Sajikan Wisata Kota Tua Johor Malaysia
  • ‘Tan Hiok Nee Heritage Walk’ titik temu warisan sejarah kuno yang berpadu harmoni dengan tren gaya hidup modern

RRI.CO.ID, Kediri – ‘Tan Hiok Nee Heritage Walk’ (red. Jalan Tan Hiok Nee) merupakan jantung budaya yang menjadi ikon wisata kota tua populer di Johor Bahru, Malaysia. Jalan sepanjang 300 meter ini menyajikan atmosfer nostalgia masa lalu melewati deretan rumah toko awal abad ke-20 dengan perpaduan arsitektur Tionghoa, Melayu, dan kolonial Inggris.

Selain sangat ramah pejalan kaki, Kawasan ‘Tan Hiok Nee Heritage Walk’ menjadi titik temu antara warisan sejarah kuno yang berpadu harmoni dengan tren gaya hidup masyarakat modern di era sekarang. Nama jalan ini diambil dari Tan Hiok Nee, seorang imigran Tionghoa yang berkontribusi besar dalam membangun fondasi ekonomi pada saat awal berdirinya Johor Bahru.

“Awalnya kami berniat untuk membeli cokelat untuk oleh-oleh. Ternyata akses menuju ke pusat pertokoan harus melewati ‘Tan Hiok Nee Heritage Walk’ yang dikenal dengan sebutan kawasan wisata kota tua,” kata Andaniati, warga Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu, 3 Juni 2026.

Ia berkesempatan liburan ke Johor Bahru bersama anak, menantu, dan dua cucu tercintanya akhir Mei 2026. Pada bulan Oktober 2009, Kawasan ‘Tan Hiok Nee Heritage Walk’ resmi ditetapkan sebagai jalan warisan budaya.

Salah satu ikon wisata di tempat ini adalah Red House yang merupakan bangunan kolonial ikonik berwarna merah dan putih menyala serta menjadi spot foto favorit bagi para wisatawan. Lokasi ‘Tan Hiok Nee Heritage Walk’ sangat strategis karena letaknya berada di pusat kota Bandar Johor Bahru yang bisa ditempuh dengan hanya berjalan kaki dari JB Sentral (red. stasiun pemeriksaan imigran utama dari arah Singapura).

Selain itu, area jalan warisan budaya ini aktif beroperasi selama 24 jam dan gratis tanpa ada tiket masuk bagi para pengunjung. “Menurut saya, sisi ikoniknya terletak pada gapura dengan arsitektur Tionghoa berhiaskan lampion merah dengan tulisan ‘Laluan Kebudayaan Tan Hiok Nee’. Meski jalur kota tua terlihat sepi, tetap harus hati-hati karena kendaraan disana semua melaju cepat,” ujar Andaniati yang merupakan pensiunan Wakil Kepala SMPN 1 Ngadiluwih, Kabupaten Kediri ini.

Pada malam hari, suasana kawasan wisata kota tua ‘Tan Hiok Nee Heritage Walk’ berubah menjadi lebih hidup dengan semakin terlihatnya geliat mobilitas para wisatawan serta indahnya lampu-lampu jalanan yang mempesona. Di beberapa momen tertentu, pertunjukan seni budaya juga seringkali diselenggarakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....