Pertamax dioplos, Saat yang Tepat Berpindah ke Kendaraan Listrik?

  • 27 Feb 2025 15:21 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Kejaksaan Agung berhasil mengungkap kasus korupsi di perusahaan plat merah Pertamina yang merugikan negara hampir Rp 200 trilliun. Modus operasinya adalah dengan ‘pengoplosan’ Pertamax yang ditemukan berdasarkan alat bukti.

Kasus ini ramai di media sosial hingga tidak sedikit para pengguna Pertamax mulai berpikit pindah ke produsen lain yang lebih terpercaya. Akankah kasus ini juga menggiring masyarakat untuk berpindah ke kendaraan listrik?

Seperti kita ketahui terdapat dua jenis kendaraan yang saat ini digunakan masyarakat, yaitu kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) dan kendaraan listrik. Kendaraan BBM masih mendominasi masyarakat di negeri ini karena kemudahannya mengisi ulang bahan bakar.

Masyarakat pengguna kendaraan pribadi BBM biasanya menggunakan bahan bakar jenis Pertalite atau Pertamax. Walaupun harga Pertamax lebih mahal dibandingkan Pertalite, tidak sedikit masyarakat yang setia menggunakannya karena lebih bertenaga untuk kendaraan.

Namun karena adanya kasus korupsi ‘pengoplosan’ Pertamax ini maka timbul keraguan dan kekecewaan di masyarakat akan kualitas BBM Pertamax. Kendaraan listrik pun kemungkinan akan dilirik oleh masyarakat untuk mengobati kekecewaan mereka.

Kendaraan listrik seperti kita ketahui menggunakan energi listrik sebagai sumber energi penggeraknya. Energi listrik yang digunakan pun hanya ada satu jenis alias tidak ada turunanannya sehingga tidak akan ada manipulasi jenisnya.

Harga energi untuk kendaraan listrik pun jauh lebih murah dari BBM. Rata-rata motor listrik memerlukan 1 kwh atau kurang dari Rp 1500 untuk menempuh jarak 40 km dan motor BBM memerlukan 1 liter BBM atau sekitar RP 10.000 untuk menempuh jarak yang sama.

Disamping kelebihan di sisi energi, kendaraan listrik juga memilik tenaga yang lebih besar dan sangat ramah lingkungan. Biaya operasional pun lebih rendah karena kendaraan listrik memiliki komponen pemeliharaan yang lebih sedikit.

Dengan berbagai kelebihan ini, kendaraan listrik kemungkinan akan mulai dilirik apabila masyarakat menginginkan solusi jangka panjang. Apalagi pemerintah juga gencar membangun infrastruktur kendaraan listrik kedepannya.

Rekomendasi Berita