Asmorobangun Cup VII Digelar, 34 Tim Siap Bertanding

  • 17 Jun 2026 21:44 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Sebanyak 34 tim dari wilayah Kediri, Nganjuk, Blitar, Malang, dan Mojokerto siap bertanding dalam Turnamen Sepak Bola Asmorobangun Cup VII 2026. Turnamen tersebut resmi dibuka dengan pelaksanaan pertandingan pertama di Lapangan Desa Asmorobangun, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Rabu, 17 Juni 2026.

Pertandingan pembuka mempertemukan antara Azas Palapa FC Karangdinoyo melawan BBB FC Ngasem. Pelaksanaan Asmorobangun Cup VII 2026 digelar dengan sistem gugur dan dijadwalkan berlangsung selama 30 hari dengan satu pertandingan setiap harinya.

Kepala Desa Asmorobangun, Kecamatan Puncu, Sunardi, menyampaikan bahwa Asmorobangun Cup telah menjadi agenda tahunan yang ditunggu masyarakat. Sekaligus merupakan wadah untuk pembinaan atlet sepak bola di tingkat desa.

"Sore ini adalah kick off Asmorobangun Cup, semoga agenda tahunan ini bisa berjalan lancar dan kami berpesan kepada seluruh tim, suporter, dan semua pihak agar tetap menjunjung sportivitas. Dalam pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah," ujarnya.

Ia menambahkan keberhasilan turnamen yang telah memasuki edisi ketujuh, tidak lepas dari kekompakan panitia. Serta dukungan penuh dari masyarakat yang terus memberikan antusiasme tinggi terhadap setiap pertandingan yang digelar.

Sementara Ketua Panitia, Luckies Dovin Ardianto, mengatakan seluruh peserta yang berlaga tahun ini berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. "Sebanyak 34 tim ikut serta dalam Asmorobangun Cup tahun ini, mereka berasal dari Kediri, Nganjuk, Blitar, Malang, dan Mojokerto,” jelasnya.

Sistem gugur dipilih untuk meningkatkan daya saing dan kualitas pertandingan serta akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan. “Harapan kami turnamen ini dapat menjadi ajang bagi pemain untuk menunjukkan kemampuan, sekaligus membuka peluang menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi,” kata Dovin.

Ditempat yang sama Bendahara KONI Kabupaten Kediri, Fani Lumintang, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Asmorobangun Cup yang berlangsung hingga jilid ke tujuh. Turnamen tingkat desa memiliki peran penting dalam pembinaan atlet sepak bola, dan menjadi sarana menjaring talenta muda potensial.

"Kami melihat kegiatan ini sangat positif untuk pembinaan sepak bola, antusiasme masyarakat juga luar biasa. Dari event seperti ini biasanya muncul pemain-pemain berbakat yang bisa dikembangkan lebih lanjut," ujar Fani.

KONI Kabupaten Kediri mendukung penyelenggaraan kompetisi sepak bola di tingkat desa dan kecamatan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....