Festival FORSGI, 12 Tim Perebutkan Piala Wali Kota Kediri
- 31 Mei 2026 14:56 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Sebanyak 12 tim sepak bola dari Kelompok Umur (KU) 10 dan tim KU-12 memperebutkan Piala Wali Kota Kediri pada ajang Festival Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kota Kediri 2026
- Pembinaan yang dilakukan FORSGI tidak hanya berfokus pada kemampuan sepak bola, tetapi juga pembentukan karakter anak
RRI.CO.ID, Kediri - Sebanyak 12 tim sepak bola dari Kelompok Umur (KU) 10 dan tim KU-12 memperebutkan Piala Wali Kota Kediri pada ajang Festival Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kota Kediri 2026. Agenda tersebut digelar di Lapangan Putra Utama, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Minggu, 31 Mei 2026.
Terkait kepesertaan, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Kediri Herry Purnomo, mengungkapkan, festival yang mengusung tema 'Jeli dan Peduli, Profesional, Religius, dan Berkarakter' dengan slogan 'Ngaji Iyo, Sekolah Iyo, Bal-balan Iyo' diikuti oleh enam tim Kelompok Umur (KU) 10 dan enam tim dari KU-12. "Pertandingan pembuka mempertemukan Putra Al-Manshurin FC melawan Baraka FC. Pada kategori KU-12, Putra Al-Manshurin FC berhasil menang dengan skor 5-1. Sementara pada kategori KU-10, Putra Al-Manshurin FC unggul tipis 1-0 atas Baraka FC," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Kediri Herry Purnomo.
Ia menyampaikan, presiasi kepada FORSGI dan keluarga besar LDII yang secara konsisten melakukan pembinaan sepak bola usia dini. "Kami ucapkan terima kasih kepada FORSGI yang telah menyediakan ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan hobi dan bakatnya. Kami yakin, melalui olahraga sepak bola, anak-anak belajar sportivitas, kejujuran, kerja sama tim, serta membangun karakter yang kuat," katanya.
Herry berpesan, untuk seluruh peserta bertanding harus terus semangat, dan menjunjung tinggi kejujuran. Mereka juga wajib mengedepankan kekompakan dalam tim. "Mari bermain dengan kerja sama yang baik agar tercipta kekompakan. Selain kuat secara fisik dan sehat jasmani, anak-anak juga harus memiliki akhlak yang baik," kata Herry.
Sementara itu, Ketua FORSGI Kota Kediri, H. Mujianto, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sepak bola usia dini di Kota Kediri sekaligus mempersiapkan atlet-atlet muda menghadapi kompetisi tingkat Jawa Timur hingga nasional. "Target kami tahun ini bisa berprestasi di tingkat nasional. Anak-anak akan dipersiapkan melalui training center agar benar-benar siap membawa nama Kota Kediri," kata Mujianto.
Mujianto menjelaskan, tim yang nantinya menjadi juara akan mewakili zona Kota Kediri pada kompetisi tingkat Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni hingga Juli 2026. "Peserta festival berasal dari tiga wilayah pembinaan FORSGI Kota Kediri, yakni Kediri Timur, Kediri Barat, dan Kediri Tengah. Masing-masing wilayah mengirimkan tim KU-10 dan KU-12 sehingga total terdapat enam tim di setiap kelompok umur," katanya.
Pembina FORSGI, H. Agung Riyanto, juga mengemukakan bahwa pembinaan yang dilakukan FORSGI tidak hanya berfokus pada kemampuan sepak bola, tetapi juga pembentukan karakter anak. "Kami menerapkan pendidikan karakter sejak dini, termasuk kerukunan, kekompakan, kerja sama tim, disiplin, tertib, dan sportivitas. Anak-anak juga diajarkan untuk saling memaafkan dan menghormati lawan," kata Agung.
Ia menegaskan bahwa slogan “Ngaji Iyo, Sekolah Iyo, Bal-balan Iyo” menjadi wujud keseimbangan antara pendidikan agama, pendidikan formal, dan pengembangan bakat olahraga. "Harapannya, dari pembinaan sejak usia dini ini akan lahir pemain-pemain sepak bola yang dapat diandalkan, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional," katanya.
Acara ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Kediri Sujono, Ketua PSSI Kota Kediri Tomi Ariwibowo, serta sejumlah tamu undangan. Festival juga dimeriahkan dengan penampilan seni pencak silat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....