Indonesia Tekuk Oman pada FIFA Match Day

  • 06 Jun 2026 05:29 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Timnas Indonesia berhasil menekuk Oman dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta dalam ajang FIFA Match D, Jumat, 05 Juni 2026, malam. Gol Indonesia diciptakan oleh Justin Hubner menit ke-13, Ole Romeny pada menit ke-27, dan Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56.

Kemenangan ini sebagai modal penting untuk timnas Indonesia melawan Mozambik pada, Selasa, 9 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta. Hasil ini juga memutus tren negatif timnas Indonesia kala berjumpa dengan Oman dalam tiga pertandingan sebelumnya yang belum pernah menang.

Timnas Indonesia mengawali laga dengan penuh percaya diri, meski tidak turun dengan dengan kekuatan penuh. Jual beli serangan tercipta pada awal laga, Indonesia menciptakan peluang terlebih dahulu hasil kreasi umpan Rizky Ridho yang memberikannya kepada Nathan Tjoe-A-On pada menit ke tujuh namun dapat ditepis oleh kiper Oman

Keran pecah pada menit ke-13 setelah Nathan berhasil memanfaatkan tendangan bebasnya dari sisi kanan gawang Oman yang bisa dikonfersi oleh Justin Hubner melalui sundulan mematikan ke sisi kiri gawang kiper Oman. Skor 1-0 keunggulan timnas Indonesia menumbuhkan rasa percaya diri pemain untuk tampil lebih dominan.

Pergerakan bola mengalir anatara kedua kesebelasan, ball possession nampak jelas dilakukan oleh pemain timnas Indonesia. Serangan mematikan kembali tercipta pada menit ke-27 hasil aksi solo run Ole Romeny ke gawang Oman, skor 2-0 untuk keunggulan timnas Indonesia.

Oman bukan tanpa peluang emas, pada menit ke-37 Oman dihadiahi oleh wasit tendangan pinalti setelah Justin Hubner tekel lambat kepada pemain Oman di area terlarang timnas Indonesia. Nasser Sultan bertindak sebagai eksekutor pinalti, namun Emil Audero tampil perkasa di bawa mistar yang mampu menepis tendangan pinalti, hingga babak pertama usai skor 2-0 sementara Indonesia unggul atas Oman.

Babak kedua dimulai, Oman kembali meningkatkan intensitas penyerangannya dengan ciri khas permainan Asia Barat, agresif, pressing ketat, kontak fisik. Alhasil peluang didapatkan oleh Zahir Sulaiman, namun sayang tendangannya masih melambung di atas gawang kiper Emil Audero.

Pelatih John Herdman mencoba mengganti sebagian pemainnya, darah segar dimasukkan untuk lebih menghidupkan daya gedor timnas indonesia. Terlihat Donny Tri Pamungkas, Saddil Ramdani, Yacob Sayuri, Celvin Cerdonk, Mauro Zijlstra dimasukkan untuk menambah daya serang.

Gol kembali tercipta pada menit ke-56 lewat sontekan Ragnar Oratmangoen setelah berhasil memanfaatkan umpan tarik Ivar Jenner dari sisi kanan, sempat ditepis oleh kiper Oman Ahmed Faraj, namun bola muntah kedua tidak sia-siakan kembali oleh Ragnar. Skor 3-0 mengubah di papan skor untuk keunggulan timnas Indonesia.

Pada jelang menit akhir babak kedua pelatih John mencoba untuk memasukkan pemain termuda yang dimilikanya yaitu Matthew Baker, ini adalah debutnya di timnas Indonesia senior diusianya yang masih berusia 17 tahun. Walaupun rotasi pemain dilakukan oleh pelatih timnas Indonesia, timnas Oman belum mampu mengoyak gawang Emil Audero hingga pelut babak kedua dibunyikan.

Skor 3-0 merupakan skor akhir pada laga kali ini. Kemenangan ini mengingatkan kita pada pertandingan tahun 1988, kala itu timnas Indonesia berhasil mengalahkan Oman dengan skor 3-0 pada ajang King’s Cup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....