Persik Legend Meriahkan Fourfeo Friendly Match
- 10 Mei 2026 15:32 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Sejumlah pemain Persik Legend tampak memeriahkan suasana penuh nostalgia pada gelaran Fourfeo Friendly Match yang digelar di Inzia Mini Soccer
- Mayoritas mantan pemain Persik masih aktif di dunia sepak bola, terutama membina sekolah sepak bola
- Dengan makin banyaknya pemain muda berbakat di Kediri Raya, harapannya Persik bisa mencari dan membina pemain-pemain terbaik dari daerah sendiri
RRI.CO.ID, Kediri - Sejumlah pemain Persik Legend tampak memeriahkan suasana penuh nostalgia pada gelaran Fourfeo Friendly Match yang digelar di Inzia Mini Soccer. Dalam ajang yang diadakan Sabtu malam, 9 Mei 2026, beberapa mantan pemain Persik Kediri (Legend) kembali berkumpul dan bermain bersama dalam laga bertajuk persahabatan.
Hadir empat tim ambil bagian dalam mini soccer tersebut yakni Persik Legend, para pelatih Kediri Raya, Jurnalis, dan Inzia FC. Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata serta Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk Ihwan Tri Cahyono juga ikut bergabung bersama tim Jurnalis Kediri.
Selain menjadi ajang olahraga, pertandingan juga dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi antar mantan pemain, pelatih, hingga komunitas sepak bola di Kediri Raya. Di lokasi ini, Perwakilan Persik Legend, Musikan, mengucapkan wujud syukurnya, karena para legenda Persik masih dapat berkumpul dan bermain bersama.
Padahal, sebagian besar sudah memasuki usia tidak muda lagi. "Alhamdulillah kita legend Persik bisa silaturahmi dan bermain bersama lagi di Inzia Mini Soccer," kata Musikan.
Ia menyebutkan, sebagian besar mantan pemain Persik masih aktif di dunia sepak bola, terutama membina sekolah sepak bola (SSB). Meski memiliki aktivitas pekerjaan masing-masing, mereka tetap menyempatkan diri menjaga kebugaran dengan bermain sepak bola.
"Saat ini, sebagian besar teman-teman juga menghabiskan waktu melatih di SSB. Harapannya kami bisa mewariskan ilmu untuk anak-anak di kota maupun kabupaten supaya nanti bisa menjadi pemain profesional dan masuk Persik," kata Musikan.
Striker yang sempat membawa Persik Kediri juara Liga Indonesia 2003 dan 2006 itu mengemukakan, perhelatan tersebut menjadi momen melepas rindu dengan rekan-rekan satu tim yang lama tidak berkumpul bersama di lapangan. "Rasanya, ya seperti reuni. Bisa bercanda lagi dengan teman-teman walaupun tidak lama, alhamdulillah," katanya.
Pada kesempatan itu, Musikan juga mengapresiasi fasilitas yang tersedia di Inzia Mini Soccer. Ia beranggapan fasilitas lapangan hingga area pendukung dinilai cukup lengkap dan nyaman.
"Selama bermain di sini, kondisi lapangan bagus, tempat parkir, toilet, sampai tempat ibadah juga diperhatikan. Itu yang kadang tidak ada di tempat lain," katanya.
Mantan pemain Persik lainnya, Suswanto mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momen untuk kembali mengenang kebersamaan skuad Persik era 2003. "Jika kumpul seperti ini jadi ingat memori tahun 2003. Dulu kita memang dekat, bercanda bersama baik di dalam maupun luar lapangan," katanya.
Suswanto meyakini, diharapkan pembinaan sepak bola usia muda di Kediri Raya terus berkembang. Apalagi sekarang, ada banyak bibit potensial yang perlu mendapatkan wadah pembinaan yang baik.
"Dengan makin banyaknya pemain muda berbakat di Kediri Raya, harapannya Persik bisa mencari dan membina pemain-pemain terbaik dari daerah sendiri," kata Suswanto.
Adapun perwakilan manajemen Inzia Mini Soccer, Saifurrahman Nur Hasan, mengaku bangga lapangannya dapat menjadi tempat berkumpul para legenda Persik dan pelatih sepak bola Kediri Raya. "Kami sangat mengapresiasi kehadiran para legenda Persik dan para coach. Semoga ke depan ada event-event lain, termasuk kompetisi usia 45 tahun ke atas di Inzia Mini Soccer," kata Saifurrahman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....