Ciptakan Media Ramah Disabilitas, RRI Kediri Gandeng PDKK
- 16 Jan 2024 22:32 WIB
- Kediri
KBRN . Kediri : Memasuki awal tahun 2024, RRI Kediri memiliki resolusi untuk menciptakan media yang ramah bagi disabilitas. Dalam hal ini, RRI Kediri pun menggandeng Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri untuk bekerjasama dalam program Mozaik Indonesia per Januari 2024.
Umi Salamah, Ketua Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri mengatakan, bahwa pihaknya menyambut baik serta mengapresiasi kerjasama yang diadakan oleh RRI Kediri, “Kami berterimakasih kepada RRI atas terjalinnya kerjasama ini. Ini adalah kehormatan dan pintu masuk bagi kami untuk bersinergi dalam rangka pembangunan ramah disabilitas, terutama di Kabupaten Kediri,” ungkap Umi saat ditemui RRI di Sekertariat PDKK pada Selasa, (16/1/2024).
Umi menjelaskan, PDKK sendiri merupakan komunitas yang sudah berdiri sejak tahun 2013 silam. Pun, sejauh ini sudah ada 200an lebih anggota yang berkiprah di dalamnya, “Kami juga bekerjasama dengan berbagai pihak. Tidak hanya dengan pemerintah, kami juga bekerjasama dengan Kedutaan Australi, karena kebetulan saya juga alumni di sana. Dan sejauh ini, teman-teman disabilitas juga sudah semakin berkembang untuk menunjukkan prestasi-prestasinya lewat training atau beragam pelatihan yang diadakan oleh PDKK ini. Begitu juga lewat sinergi yang dilakukan itu, membuat teman-teman disabilitas bisa memiliki jaringan yang jauh lebih luas, sehingga mereka bisa menunjukkan keterampilan dan kelebihan mereka masing-masing,” ujar Umi.
Inovasi dari tahun ke tahunnya pun terus dilakukan oleh komunitas ini, “Kami juga mendirikan organisasi. Misalnya dari bidang olahraga, kami punya NPCI yang mewadahi atlet-atlet disabilitas yang berprestasi di Kabupaten Kediri. Kemudian, di bidang UMKM kami juga mendirikan organisasi Dikta. Di sana kami wadahi teman-teman disabilitas untuk memasarkan produk-produknya agar bisa terserap dengan baik,” terang Umi.
Ditanyai terkait dengan Raperda Disabilitas yang saat ini masih dalam proses, Umi juga mengatakan, bahwa pihaknya akan terus mengawal hingga titik akhir, “Raperda masih dalam proses. Kemarin kita komunikasikan dengan DPRD Kabupaten Kediri draftnya sudah masuk di tingkat Provinsi. Harapannya nanti ketika ada Raperda itu, Kabupaten Kediri sudah inklusi, ramah bagi disabilitas, dan kita juga punya payung hukum yang melindungi. Kita tunggu, di tahun 2024 ini prosesnya semoga dilancarkan, Raperda segera disahkan menjadi Perda atau Perbub,” ungkap Umi.
Terakhir, Umi menegaskan, bahwa di sini teman-teman disabilitas di Kabupaten Kediri tidak butuh dikasihani, “ Kami juga ingin diberi kesempatan, diberi wadah untuk menunjukkan potensi yang kita miliki. Sehingga nantinya teman-teman disabilitas juga bisa diberdayakan, diikutsertakan untuk membangun Kabupaten Kediri,” pungkas Umi.
Sementara itu, Willy Anugrah Koordinator RRI Kediri mengatakan, bahwa resolusi di tahun 2024 ini, selain menjadi media multi platform, RRI juga bercita-cita untuk menjadi Media yang ramah bagi kaum Disabilitas, “Ini adalah langkah baru dari RRI Kediri untuk hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai media yang ramah bagi disabilitas. Dalam kesempatan kita beraudiensi dengan PDKK dan langsung disambut oleh Ibu Umi Salamah tadi, ini tentu akan menjadi salah satu upaya kita untuk bertanggung jawab memfasilitasi teman-teman disabilitas guna menyampaikan program, inovasi, maupun gagasan serta ide brilliant mereka. Ibu Umi juga merupakan sosok yang sangat luar biasa dengan background knowledge yang cukup kuat. Tidak hanya seputar disabilitas secara spesifik, melainkan beliau juga memiliki background knowledge dalam berorganisasi, maupun pendidikan yang sangat mumpuni,” ucap Willy seraya berharap bahwa lewat kerjasama ini, RRI bisa memberikan ruang atau wadah untuk menuangkan karya-karya dan prestasi teman-teman disabilitas di Kabupaten Kediri.
Sebagai informasi, penandatanganan kerjasama atau MoU dengan Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri ini dilaksanakan pada Selasa, (16/1/2024) di kantor Sekertariat PDKK Kabupaten Kediri. Kerjasama tersebut akan mewadahi teman-teman Disabilitas di Kabupaten Kediri untuk menuangkan berbagai karya dan prestasi mereka melalui program Mozaik Indonesia setiap Sabtu, pukul 15 hingga 16 WIB. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....