HUT ke-81, RRI Diharapkan Terus Berinovasi di Era Digital

  • 11 Sep 2026 14:48 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - RRI memasuki usia ke-81 tahun dengan tantangan mempertahankan peran sebagai media publik di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang semakin bergeser ke platform digital. Momentum tersebut menjadi dorongan agar RRI terus berinovasi tanpa meninggalkan marwah dan fungsi utamanya sebagai lembaga penyiaran publik.

Peringatan HUT ke-81 RRI tahun ini mengusung tema “Suara Indonesia, Berdaulat, Adil dan Makmur”. Tema tersebut menegaskan posisi RRI sebagai bagian dari ruang informasi publik sekaligus media yang diharapkan tetap relevan dengan perkembangan masyarakat.

Mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri, Shinta Nadia, menilai perkembangan teknologi digital menjadi salah satu tantangan yang harus direspons RRI. Menurutnya, perubahan kebiasaan masyarakat dalam memperoleh informasi menuntut RRI untuk terus melakukan penyesuaian.

“RRI harus terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman, terutama di era digital. Namun, inovasi tersebut tetap perlu dibarengi dengan upaya mempertahankan marwah RRI sebagai lembaga penyiaran publik,” ujar Shinta Nadia, kepada RRI, Jumat, 11 September 2026.

Ia menilai keberadaan RRI tetap dibutuhkan masyarakat, terutama dalam menghadirkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, pengembangan konten melalui berbagai platform digital dinilai perlu dilakukan tanpa menghilangkan karakter RRI sebagai media publik.

Shinta berharap transformasi digital yang dilakukan RRI tidak hanya berorientasi pada mengikuti tren media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus memperkuat kedekatan RRI dengan generasi muda.

Sementara itu, Pemerhati RRI, Immanuel Yosua Tjiptosoewarno, melihat RRI memiliki perjalanan panjang dalam sejarah bangsa. Ia menyebut keberadaan RRI tidak dapat dilepaskan dari perjalanan perjuangan dan perkembangan Indonesia sejak masa kemerdekaan.

“Selama ini RRI telah menjadi bagian integral dari perjuangan kemerdekaan bangsa. Karena itu, perjalanan RRI ke depan juga harus tetap berkaitan dengan perkembangan bangsa dan kebutuhan masyarakat,” kata Immanuel.

Menurut Yosua, tantangan RRI ke depan tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi, tetapi juga kemampuan mempertahankan kepercayaan publik. RRI dinilai perlu terus menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, sekaligus menjaga perannya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ia berharap RRI dapat mengambil bagian dalam proses pembangunan Indonesia menuju target Indonesia Emas 2045. Peran tersebut, menurutnya, dapat dilakukan dengan memperkuat fungsi RRI sebagai media yang memberikan informasi sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan perspektif mengenai berbagai persoalan bangsa.

Peringatan HUT ke-81 RRI pada akhirnya tidak hanya menjadi penanda perjalanan panjang lembaga penyiaran publik tersebut. Momentum ini juga menjadi pengingat atas tantangan RRI untuk tetap relevan di tengah perubahan ekosistem media, sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat sebagai salah satu modal utama media publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....