Ustaz Mansur: Sampaikan Kebenaran dengan Bijaksana

  • 30 Sep 2026 18:11 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Ustaz Mansur, Pengasuh Majlis Ta'lim Nur Arofah Kediri, mengajak masyarakat untuk bijaksana dalam menyampaikan kebenaran. Menurutnya, kejujuran tetap menjadi prinsip utama, tetapi dalam kondisi tertentu, seseorang juga perlu mempertimbangkan dampak perkataannya terhadap orang lain.

Dalam program Mutiara Pagi RRI Kediri, Ustaz Mansur menjelaskan bahwa tidak semua informasi harus disampaikan secara terbuka, terutama apabila berpotensi membahayakan seseorang atau memperburuk hubungan antarmanusia.

Ia mencontohkan, ketika seseorang berusaha menyelamatkan orang lain yang sedang terancam, informasi mengenai keberadaan orang tersebut tidak harus disampaikan kepada pihak yang berniat mencelakainya. Dalam kondisi demikian, menjaga informasi dapat menjadi bentuk perlindungan terhadap orang yang terancam.

Selain itu, Ustaz Mansur menyebutkan bahwa upaya mendamaikan dua orang yang sedang berselisih juga perlu dilakukan dengan bijaksana. Menurutnya, perkataan yang bertujuan memperbaiki hubungan dapat menjadi jalan untuk mengakhiri pertikaian dan membangun kembali keharmonisan.

“Kalau fakta itu merugikan orang lain, maka di situlah harus diperhatikan. Membahayakan secara umum, jangan disampaikan,” ujar Ustaz Mansur kepada RRI, Rabu, 30 September 2026.

Ia juga memberikan contoh sederhana dalam kehidupan rumah tangga, yakni ketika seseorang berusaha menjaga perasaan pasangan. Menurutnya, tidak semua kekurangan harus disampaikan dengan cara yang dapat menyakiti hati, selama hal tersebut tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.

Meski demikian, Ustaz Mansur menegaskan bahwa sikap bijaksana bukan berarti membenarkan kebiasaan menutupi kebenaran untuk kepentingan pribadi. Terlebih, apabila informasi tersebut berkaitan dengan ajaran agama atau menyangkut hak orang lain, kebenaran tetap harus disampaikan secara bertanggung jawab.

Ia mengingatkan bahwa setiap orang perlu memahami tujuan dari informasi yang disampaikan, apakah membawa manfaat atau justru menimbulkan bahaya. Pertimbangan tersebut penting agar komunikasi tidak hanya berorientasi pada penyampaian fakta, tetapi juga memperhatikan kebaikan bersama.

Ustaz Mansur berharap, masyarakat dapat menerapkan sikap bijaksana dalam berkomunikasi, baik di lingkungan keluarga maupun kehidupan sosial. Dengan menjaga kejujuran sekaligus memperhatikan dampak perkataan, hubungan antarmanusia diharapkan tetap harmonis dan kehidupan bermasyarakat menjadi lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....