Istiqamah Membaca Al-Qur’an, Kunci Hidup Lebih Berkualitas

  • 19 Agt 2026 10:08 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri — Menjalani kehidupan yang bahagia, penuh keberkahan dan berakhir dengan husnul khatimah membutuhkan ikhtiar yang dilakukan secara terus-menerus. Salah satu amalan yang dapat dibiasakan adalah istiqomah membaca Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

Pesan tersebut disampaikan Ustaz Mansur, Pengasuh Majlis Ta’lim Nur Arofah, Kota Kediri, dalam Program Mutiara Pagi edisi Rabu, 19 Agustus 2026 di RRI Kediri. Ia menjelaskan, manusia pada dasarnya mencari kebahagiaan dan ketenangan, meskipun dalam prosesnya tidak terlepas dari rasa galau, resah, bingung maupun takut.

Menurut Ustaz Mansur, kondisi hati yang tidak tenang merupakan bagian dari dinamika kehidupan. Karena itu, manusia membutuhkan cara yang benar untuk mengatasi berbagai kegelisahan tersebut. Jika ditempuh sesuai syariat, usaha mencari kebahagiaan dapat membawa ketenangan, sedangkan cara yang keliru justru berpotensi meninggalkan kekosongan dalam hati.

Ia menegaskan, Allah SWT telah menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. Al-Qur’an menjadi semacam buku petunjuk kehidupan yang dapat dijadikan rujukan dalam menghadapi berbagai persoalan, sehingga manusia tidak kehilangan arah dalam menentukan pilihan hidup.

Ustaz Mansur mengatakan, salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah membaca Al-Qur’an setiap hari. Kebiasaan tersebut, selain menjadi ibadah, dapat membantu menenangkan hati. Ketika hati lebih tenang, seseorang juga diharapkan mampu berpikir lebih jernih dan mengambil keputusan dengan lebih baik.

Lebih lanjut, ia mengibaratkan hati manusia dapat memiliki karat sebagaimana besi. Dengan membaca Al-Qur’an dan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT, hati diharapkan menjadi lebih terbuka untuk menerima petunjuk. Dari proses tersebut, manusia dapat diarahkan menjadi pribadi yang lebih bertakwa.

Ia juga mengingatkan bahwa istiqomah tidak selalu berarti membaca Al-Qur’an dalam jumlah yang banyak. Bahkan satu ayat yang dibaca secara konsisten dan kemudian direnungkan maknanya dapat menjadi petunjuk bagi seseorang dalam menjalani kehidupannya.

Bagi masyarakat yang masih belum lancar membaca Al-Qur’an, Ustaz Mansur mengajak agar tidak berhenti belajar. Orang yang masih terbata-bata dalam membaca Al-Qur’an tetap mendapatkan pahala, termasuk pahala membaca dan pahala dari proses belajar Al-Qur’an.

Menurutnya, ketika Al-Qur’an benar-benar dijadikan pedoman, kehidupan manusia akan memiliki arah yang lebih jelas. Al-Qur’an memberikan panduan mengenai hal-hal yang halal dan haram, kewajiban yang harus dilakukan serta perkara yang harus ditinggalkan.

Karena itu, membangun kebiasaan membaca Al-Qur’an secara istiqomah diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar masyarakat untuk memperoleh kehidupan yang lebih berkualitas, bahagia dan penuh keberkahan. Tidak hanya kebahagiaan di dunia, tetapi juga keselamatan dan kebaikan di akhirat hingga memperoleh husnul khatimah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....