Kawasan Museum Kediri Diproyeksikan Jadi Ruang Tumbuh Seni
- 19 Sep 2026 18:02 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Kawasan Museum Daerah Kabupaten Kediri di Desa Menang, Kecamatan Pagu, diproyeksikan menjadi ruang tumbuh bagi kegiatan seni dan budaya. Pengembangan kawasan tersebut diperkuat dengan pembangunan amphitheater berkapasitas sekitar 1.000 penonton yang disiapkan sebagai ruang pertunjukan bagi pelaku seni.
Pembangunan amphitheater menjadi bagian dari tahap ketiga pengembangan Museum Daerah Kabupaten Kediri. Selain fasilitas pertunjukan, tahap tersebut mencakup penataan bangunan dan sejumlah elemen kawasan yang mengangkat karakter khas Kediri.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi mengatakan, keberadaan amphitheater diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi pelaku seni dan budaya untuk menampilkan karya mereka kepada masyarakat.
“Amphitheater ini kami desain untuk memberikan ruang bagi pelaku seni dan budaya di Bumi Panjalu. Harapannya, pertunjukan dapat digelar secara konsisten sehingga kawasan ini juga memiliki daya tarik sebagai salah satu destinasi di Kabupaten Kediri,” ujar Mustika, Sabtu, 19 September 2026.
Menurutnya, pemanfaatan amphitheater nantinya tidak hanya bergantung pada kegiatan tertentu. Disparbud Kabupaten Kediri tengah menyiapkan pola pengelolaan dan jadwal pertunjukan agar fasilitas tersebut dapat digunakan secara berkelanjutan.
Dengan demikian, aktivitas seni dan budaya dapat menjadi bagian dari kegiatan rutin di kawasan museum. Keberadaan ruang pertunjukan juga diharapkan menambah pilihan aktivitas bagi masyarakat ketika berkunjung ke kawasan tersebut.
“Amphitheater ini nantinya dapat menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi kawasan museum,” katanya.
Mustika menjelaskan, pengembangan Museum Daerah merupakan bagian dari upaya memperkuat pemajuan kebudayaan di Kabupaten Kediri. Kawasan museum nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan edukasi sejarah, tetapi juga menjadi lokasi berbagai aktivitas kebudayaan.
Dalam rancangan kawasan tersebut, museum akan berada dalam satu kompleks dengan amphitheater, Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Kantor Dewan Kesenian Kabupaten Kediri. Penyatuan sejumlah fasilitas tersebut diarahkan untuk memudahkan aktivitas dan pelayanan di bidang kebudayaan.
“Bupati berharap kompleks museum ini nantinya bisa menjadi pusat layanan kebudayaan terpadu atau one stop cultural service,” jelas Mustika.
Pembangunan tersebut ditargetkan selesai pada November mendatang. Pengembangan fasilitas tersebut membuat kawasan Museum Daerah Kabupaten Kediri diarahkan memiliki fungsi yang lebih luas. Selain mendukung edukasi sejarah, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi tempat berlangsungnya kegiatan seni dan budaya secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....