Kunjungi Ponpes Al-Amien, Menko Pangan dan Wali Kota Kediri Edukasi Atasi Kemarau
- 11 Sep 2026 08:37 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Suasana khidmat dan hangat terasa di Pondok Pesantren Al-Amien, Kota Kediri
- Pada momentum ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan hadir untuk mengikuti Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati
RRI.CO.ID, Kediri – Suasana khidmat dan hangat terasa di Pondok Pesantren Al-Amien, Kota Kediri pada Kamis malam, 10 September 2026. Pada momentum ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan hadir untuk mengikuti Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.
Kehadiran Menko Pangan dan Mbak Wali disambut antusias oleh para santri, alim ulama, dan masyarakat yang memadati halaman pesantren. Dalam pengajian tersebut, Menko Pangan tidak hanya berbicara soal kebijakan. Beliau juga membagikan cerita pengalaman hidup dan perjalanan karirnya.
"Cerita itu menjadi pengingat bahwa setiap keberhasilan butuh proses, perjuangan, dan ketekunan. Pesan ini mendapat tepuk tangan dari jamaah yang hadir," kata Menko Pangan RI, Zulkifli Hasan.
Pada agenda ini, Zulkifli juga menyoroti kondisi ketahanan pangan nasional. Saat ini Indonesia sedang berada di musim kemarau. "Kondisi kemarau ini membuat harga beras berpotensi naik. Karena itu pemerintah harus bergerak cepat membantu masyarakat, khususnya yang membutuhkan," kata Zulkifli Hasan.
Sebagai langkah nyata, jelasnya, pemerintah memberikan bantuan beras 10 kilogram setiap bulan. Bantuan ini menyasar sekitar 33,2 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
"Selain itu, pemerintah juga menyiapkan beras SPHP untuk masyarakat yang memiliki keterbatasan daya beli. Beras ini dijual dengan harga terjangkau," katanya.
Upaya menjaga stok pangan, sebut Zulkifli Hasan, juga dilakukan lewat lelang komoditas cadangan jagung pemerintah dan beras untuk bahan baku tepung. "Tadi saya sudah serahkan bantuan di Kediri. Selanjutnya akan ke daerah-daerah lain. Kita harus cepat bantu rakyat yang tidak mampu," katanya.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menyebut pengajian ini punya dua manfaat. Pertama, masyarakat dapat informasi terbaru soal program pangan. Kedua, mendapat motivasi dari pengalaman yang dibagikan.
"Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ini butuh sinergi kita semua. Dari sini kita dapat ilmu tentang pangan dan juga nilai kehidupan," kata Vinanda.
Selain itu, Vinanda juga menekankan peran pesantren. Menurutnya, pesantren bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Acara ditutup dengan tausiyah dari K.H. Anwar Zahid. Turut hadir Ketua Umum MUI K.H. Anwar Iskandar, Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Forkopimda, dan ribuan jamaah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....