Tren Hidup Sehat Warga Kediri Dongkrak Penjualan Empon-Empon Tradisional
- 31 Agt 2026 16:24 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Tren Hidup Sehat Warga Kediri Dongkrak Penjualan Empon-Empon Tradisional
- Kebiasaan minum rebusan empon-empon hangat telah bertransformasi menjadi gaya hidup baru
RRI.CO.ID, Kediri – Tren hidup sehat warga Kediri Jawa Timur yang rajin mengonsumsi bahan-bahan alami kini semakin mengalami peningkatan signifikan. Secara otomatis, pergeseran gaya hidup masyarakat di berbagai usia ini membawa dampak positif yakni terdongkraknya penjualan empon-empon tradisional di sejumlah pasar tradisional Kota Kediri.
Tidak dipungkiri, mayoritas warga Kota Tahu, sebutan untuk Kota Kediri, lebih mempercayai khasiat ramuan rimpang tradisional yang diwariskan secara turun temurun sebagai pelindung daya tahan tubuh alami. Kebiasaan meminum rebusan empon-empon hangat di pagi atau malam hari kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup baru.
“Sejak Pandemi Covid-19, saya sekeluarga tidak lagi mengonsumsi suplemen kimia untuk menjaga imunitas tubuh. Suami dan anak-anak setiap pagi dan malam hari rutin minum wedang empon-empon yang saya olah sendiri,” kata Yayuk Yuliana, warga Perumahan Cahaya Permata, Kelurahan Bence, Kota Kediri, Senin, 31 Agustus 2026.
“Untuk kebutuhan vitamin C, saya membiasakan diri bersama keluarga untuk tidak membeli suplemen di apotek. Selain wedang empon-empon, saya rutin membuat sendiri minuman sari lemon dan jeruk nipis yang enak dinikmati dalam kondisi hangat,” ujar Yayuk yang selalu menanamkan pentingnya pola hidup sehat kepada kedua anaknya.
| Baca juga: Demokrat Gelar Aksi Sosial Sambut HUT ke-25 |
Suliati, salah satu pemilik lapak sayur mayur di Pasar Setonobetek, Kota Kediri, ia mengaku seringkali kewalahan memenuhi permintaan konsumen yang meningkat drastis jika dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. Kondisi pasar yang bergairah tentu saja membawa berkah melimpah bagi para pedagang empon-empon yang tersebar di Kediri.
Saat ini, kedai wedangan herbal juga banyak tumbuh subur di Kota Kediri dengan ramai pengunjung yang rela mengantre demi mendapatkan racikan jahe, kunyit, sereh, dan temulawak segar yang digeprek di tempat. Proses penyajian yang autentik menjadi daya tarik tersendiri karena memberikan garansi kesegaran dan kebersihan tanpa bahan pengawet kimia.
“Saya berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan juga berdampak pada sektor pertanian yang semakin sukses menciptakan ekosistem ekonomi lokal,” ucap Yayuk seraya turut menyebut banyaknya para pelaku UMKM di Kota Kediri yang sukses mengolah empon-empon menjadi produk siap minum yang praktis, higienis, dan modern.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....